Dua Remaja Ditangkap Atas Kebakaran Masjid di Inggris

Masjid Baitul Futuh yang merupakan masjid terbesar di Inggris itu terbakar Sabtu (26/9/2015). Puluhan petugas pemadam kebakaran diterjunkan.

Editor: Yamani Ramlan
METRO/PA
Kepulan asap hitam yang terlihat dari kebakaran di Masjid Baitul Futuh di Morden, London, Inggris, Sabtu (26/9/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Dua remaja dilaporkan telah ditangkap kepolisian Inggris terkait kebakaran yang terjadi Masjid Baitul Futuh di Morden, Inggris.

Masjid Baitul Futuh yang merupakan masjid terbesar di Inggris itu terbakar Sabtu (26/9/2015). Puluhan petugas pemadam kebakaran diterjunkan untuk mengetasi musibah itu.

"Hari ini ada anak laki-laki 16 tahun dan anak laki-laki 14 tahun ditangkap karena dicurigai sebagai pelaku pembakaran. Kedua tetap dalam tahanan di kantor polisi London selatan,” kata juru bicara Polisi Metropolitan, seperti dikutip Metro, Senin (28/9/2015).

Dalam pernyataannya, kepolisian merilis kebakaran itu telah menyebabkan bagian dari kompleks administrasi rusak akibat dilalap api, namun bangunan masjid sendiri tak mengalami kerusakan.

Bangunan itu terbakar saat tengah hari dan menyebabkan seorang warga dirawat akibat  menghirup asap.

Masjid Baitul Futuh dibangun untuk komunitas Muslim Ahmadiyah, sebagai tempat pertemuan dan tempat untuk mengadakan acara sosial keagamaan.

Masjid itu dibangun pada 1999, dan dikenakan Ahmadiyah Muslim dengan motto “Love for all, hatred for none/Cinta untuk semua, kebencian tidak untuk siapapun.”

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved