Tarif Bikin Vertical Garden Mulai Rp 1,5 Jutaan
Saat ini penyedia jasa pembuatan taman atau penjual tanaman hias kian menjamur. Berbagai penawaran menarik diberikan
Penulis: Anjar Wulandari | Editor: Halmien
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Kebutuhan terhadap tanaman hias sebagai penyejuk suasana dan pemanis pemandangan terus meningkat. Tidak hanya di ruang publik, tapi juga perkantoran, bahkan rumah tinggal.
Saat ini penyedia jasa pembuatan taman atau penjual tanaman hias kian menjamur. Berbagai penawaran menarik diberikan untuk menggaet konsumen.
Salah satunya seperti dilakukan Farid, pengusaha tanaman hias yang menawarkan metode vertical garden (vega). Di kiosnya, Kambang Culan, yang terletak di tepi Jalan A Yani Km 10, dekat SPBU, Farid dibantu seorang pekerja, Slamet, menyulap sebidang tanah kosong menjadi taman yang cantik.
Tidak seperti umumnya taman didesain mendatar atau lanskap, Farid justru membuat taman di sebuah dinding sebagai tempat tanamnya.
Sejumlah tanaman seperti Anting Putri, Air Mancur, Suci Jaika, Kancing Pentul, Sambang Dara dan Pillow Kuning ditata sedemikian rupa, seolah-olah membentuk pola bergelombang.
"Keistimewaan Vega karena tidak memakan tempat. Di lahan sempit pun bisa dibuat. Perawatannya pun sangat mudah, tidak perlu disiram, karena sistemnya sudah otomatis," ujarnya, Minggu (4/10).
Menurut Farid, harganya tergantung kesulitan pengerjaannya. Namun, semakin lebar bidang yang dikerjakan, bisa lebih murah karena akan diberikan potongan harga. "Pembuatannya mulai kisaran Rp 1,5 jutaan, tergantung kesulitannya," jelasnya.
Dengan biaya sejumlah itu, mendapatkan 64 buah tanaman untuk per meter perseginya serta free biaya perawatan 1,5 bulan.
Metode taman Vega ini menurutnya sudah booming di kota lain, seperti Jakarta. Sedangkan di Banjarmasin, saat ini masih termasuk tahap perkenalan, karena belum banyak yang mengetahuinya, atau bahkan memilikinya.
Selain melayani pembuatan taman vertikal, dirinya juga melayani penjualan aneka tanaman hias dan karpet rumput sintetis. "Untuk karpet rumput sintetis ini harganya Rp 300 ribu per meter persegi, dijamin tahan lama dan tidak mudah kusam meskipun diletakkan di outdoor," tambahnya.
Dikutip dari berbagai sumber, Vertical Garden (Vega) adalah sebuah alternatif baru bagi siapa saja yang ingin memiliki taman tetapi tidak memiliki lahan yang luas. Dikenal juga dengan beberapa istilah seperti taman tegak, green wall, taman vertical dan lain- lain. Konsepnya, tanaman dan elemen taman lainnya diatur sedemikian rupa dalam sebuah bidang tegak.
Vega dapat diaplikasikan di berbagai bangunan (outdoor maupun indoor), pagar, carport, serta dinding-dinding pembatas lainnya, sehingga terlihat lebih indah dan tidak monoton berupa dinding yang keras, tapi lebih terkesan alami, bahkan dapat menyerupai lukisan yang sangat artistik.
Media tanam Vega mempunyai keterbatasan daya dukung. Untuk membuatnya sangat disarankan memilih tanaman yang tidak terlalu berat, tidak akan tumbuh terlalu besar dan bukan tanaman merambat, agar tampilannya tidak semerawut.
Untuk menentukan jenis tanaman di taman vertikal ini, harus diperhatikan untuk indoor garden dan outdoor garden. Tanaman yang cocok di dalam ruangan tentu tidak tumbuh dengan baik di luar ruangan demikian juga sebaliknya.
Perhatikan pengairan dan pemupukan. Bisa menggunakan sistem manual dengan menyirami secara rutin menggunakan gayung atau membuat penampungan air yang disalurkan ke akar-akar pohon untuk penyiraman dan pemupukan.
Namun perlu diingat pula, bahwa kelemahan vertikal garden adalah dari segi pencahayaan sinar matahari. Untuk mengatasi masalah ini salah satu di antaranya adalah memilih jenis tanaman yang tidak memerlukan banyak sinar matahari.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/pekerja-di-kambang-culan-memeriksa-tanaman-di-vertical-garden_20151005_165528.jpg)