Tiga Dara Cantik Ini Hobinya Lari Malam Hari
Jumlah mereka lumayan banyak, yakni mencapai 50 orang lebih. Namun dari banyak pelari yang ikut tiga diantaranya yang cukup menarik perhatian
Penulis: Khairil Rahim | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Setiap Selasa malam, sejumlah pelari berkumpul dan siap-siap bergerak pada pukul 20.00 Wita. Titik kumpulnya di lantai dasar Menara Pandang Siring Piere Tendean, Banjarmasin.
Jumlah mereka lumayan banyak, yakni mencapai 50 orang lebih. Namun dari banyak pelari yang ikut tiga diantaranya yang cukup menarik perhatian, yakni Annisa Maya Nugraha, Elisa Aulina dan Nadia Oktavia.
Wajar menjadi daya tarik, pasalnya dari semua pehobi lari yang tergabung di komunitas South Borneo Runner (SB Runner) ini hanya mereka perempuan yang ikut.
"Sebenarnya ada enam orang perempuan yang tergabung di SB Running, namun mereka absen karena ada kesibukan," ujar Maya, Sabtu (10/10/2015).
Para dara muda cantik ini mengaku mereka ikut lari bukan karena ikut-ikutan saja atau memang lagi trend, tapi murni hobi sejak lama.
"Kalau hobi lari saya sudah sejak SMP. Biasanya lari sendiri saja di sekitar rumah," lanjut dia.
Kemudian setelah kuliah, Maya mengembangkan hobinya lari setiap Minggu pagi di kawasan car free Day di kawasan Masjid Raya Sabilal Muhtadin.
"Nah pas kuliah ini baru larinya bareng teman-teman sesama hobi lari," ujar dia.
Kemudian lanjut Maya dia diajak temannya sesama hobi lari untuk bergabung ke SB Runner dan dia pun antusias.
"Kini larinya bersama komunitas SB runner saja setiap Selasa malam dan minggu pagi," ucap mahasiswi Co-ass kedokteran gigi Fakultas Kedokteran Universitas Lambung Mangkurat ini.
Setelah bergabung di SB Runner lanjut Maya dia benar-benar semakin menikmati hobinya. Selain menyalurkan hobi juga mendapat teman baru esama pecinta lari.
Maya menjelaskan hobi olahraga lari dipilih karena termasuk olahraga yang mudah dan tanpa banyak alat bantui yang dipersiapkan.
"Kita hanya bermodal sepatu lari saja sementara baju dan lainnya bisa memakai yang baisa saja," sebut dia.
Senada Maya, Elisa mengaku hobi lari tidak hanya baru baru saja ditekuninya tapi sudah sejak sekolah dasar (SD).
"Dulukan sering Minggu pagi lari-lari di depan Masjid Raya lalu jadi keterusan hingga sekarang," sebut dia.
Awalnya tujuan Elisa lari untuk menjaga kesehatan saja namun lama-lama jadi hobi keteruisan hingga sekarang.
Kebiasaan itu berlanjut hingga dia bergabung ke SB Runner. Meski agak berbeda karena larinya dilakukan pada malam hari namun ternyata tidak jauh berbeda hasilnya dengan lari disaat pagi.
"Untungnya lari malam ini kita sudah tidak ada tugas kuliah lagi jadi waktu luang ini kita manfaatkan untuk lari," lanjut dia.
Lain lagi dengan Bopi, sapaan akrab Nadia Oktavia. Hobi lari yang dilakoni sejak SMP berawal dari profesi dia sebagai atlet karate.
"Jadi sebelum karate itu pemanasan alri dulu. Atau jika tidak ada kegiatan lari untuk menjaga kondisi badan agar tetap fit saat ikut karate," ujar dia.
Untungnya hobinya bisa tersalur berkat bergabung ke SB Runner. Keuntungan lain ujar Bopi dia juga bisa bertemu teman dan banyak gebetan.
"Ternyata banyak juga gebetan di sana jadi lari lebih emangat," ujar dia tertawa.(khairil rahim)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/annisa-maya-nugraha-elisa-aulina-dan-nadia-oktavia_20151010_211102.jpg)