Pemberontak Bantah Tembakkan Rudal

Setelah pemerintah Rusia dan produsen BUK (sistem peluru kendali), giliran kelompok pemberontak Ukraina menolak hasil investigasi internasional

BANJARMASINPOST.CO.ID, KIEV - Setelah pemerintah Rusia dan produsen BUK (sistem peluru kendali), giliran kelompok pemberontak Ukraina menolak hasil investigasi internasional yang dikoordinasi Badan Keamanan Belanda (DSB).

Salah seorang tokoh kelompok pemberontak Ukraina, Aleksandr Zakharchenko menegaskan investigasi itu tidak dilakukan secara sepatutnya sehingga hasilnya pun tidak benar. “Kami tidak bisa membenarkan laporan (hasil investigasi) itu,” tegas dia, kemarin.

Sebelumnya, Menlu Rusia Sergei Lavrov juga menegaskan, banyak hal aneh terkait investigasi itu, termasuk kegagalan menjadikan Organisasi Penerbangan Sipil Internasional (ICAO) sebagai pemimpin penyelidikan. “Kami sepenuhnya menolak kesimpulan itu, terutama jenis roket dan lokasi peluncuran,” ujarnya.

Untuk menguak tragedi jatuhnya MH17 pada 17 Juli 2014 dengan korban tewas sebanyak 298 kru dan penumpang pesawat itu, DSB memimpin investigasi selama 15 bulan.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Jumat (16/10/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved