Warga Martapura Kerepotan Menutup Hidung

Bahkan saking pekatnya kabut pagi ini, tak sedikit warga pun kerepotan menutupi hidungnya guna menghindari menghirup pekatnya kabut asap tersebut

Warga Martapura Kerepotan Menutup Hidung
banjarmasinpost.co.id/ghani abdul
Warga berjalan di Alun-alun Ratu Zalecha Martapura saat kabut asap, Minggu (18/10/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Kabut asap nampak pekat menyelimuti kota berjulukan Serambi Mekkah, Martapura, Kabupaten Banjar, Kalsel, Sabtu (17/10/2015) pukul 08.00 Wita.

Bahkan saking pekatnya kabut pagi ini, tak sedikit warga pun kerepotan menutupi hidungnya guna menghindari menghirup pekatnya kabut asap tersebut.

Adi, misalnya, seorang warga Keraton Martapura Kota itupun terpaksa harus menggunakan masker saat lari pagi di taman Alun-alun Ratu Zalecha Martapura.

Menurut Adi, pekatnya kabut asap Sabtu pagi itu bahkan melebih parahnya kondisi udara pada hari sebelumnya. Sehingga ia pun kawatir. Dirinya yang pagi itu bermaksud hendak menghirup udara sehat sembari berolahraga, namun malah polusi yang ia dapatkan.

"Maka dari itu, meski pekat kabut asap seperti ini. Saya pun berupaya untuk tetap berolahraga meskipun udara pekat dengan kabut asap seperti ini. Terlebih saya sendiri sebelumnya memang terbiasa berolahraga tiap paginya," tutur Adi.

Penulis: Ahmad Rizky Abdul Gani
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved