Irus Terpaksa Gunakan Air di Lubang Galian Tanah

Seperti yang dialami Irus (50), warga RT 6 ini terpaksa menggunakan air dari lubang galian tanah yang terlihat keruh dan berasa hanta ini untuk mencuc

Penulis: Hari Widodo | Editor: Didik Triomarsidi
banjarmasinpost.co.id/hari widodo
Irus (50), warga RT 6 ini saat mengambil air dari lubang galian tanah yang terlihat keruh dan berasa hanta ini untuk mencuci termasuk mandi, Rabu (21/10/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Sudah satu bulan ini, air PDAM ke permukiman di RT 6, 7, 8, 9 dan 10 di Jalan Penggalaman Desa Simpang Empat tidak mengalir. Diperparah lagi, pada saat kemarau air benar-benar sulit didapat.

Seperti yang dialami Irus (50), warga RT 6 ini terpaksa menggunakan air dari lubang galian tanah yang terlihat keruh dan berasa hanta ini untuk mencuci termasuk mandi.

"Terpaksa ai, walau kuning dan berasa hanta tetap saya gunakan. Air ini untuk mencuci piring, cangkir, cuci pakaian serta buat mandi juga. Tetapi, karena berasa tetap harus dibilas juga dengan air bersih yang kami beli dari pedagang air," ujar Irus ditemui saat sedang mengambil air, Rabu (21/10).

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved