Kabut Asap Makin Pekat ‎

Tiga Bulan Tak Kena Cahaya Matahari Tanaman Pun Layu

Hal itu diungkapkan, Bianca Pathia Kalmanda atau yang akrab dipanggil Bian, yang mengaku sedih, ketika melihat tanamannya selama ini sudah di rawatnya

Tiga Bulan Tak Kena Cahaya Matahari Tanaman Pun Layu
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Bianca, saat memperhatikan tanamannya yang menguning dan layu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Kabut asap yang menyelimuti Kota Palangkaraya, Kalimantan Tengah, dan sudah hampir tiga bulan ini, sinar matahari tidak sempurna menyinari tanaman akibat tertutup kabut asap tebal dampak kebakaran hutan dan lahan di Kalteng, menyebabkan tanaman milik warga setempat layu dan mati.


Hal itu diungkapkan, Bianca Pathia Kalmanda atau yang akrab dipanggil Bian, yang mengaku sedih, ketika melihat tanamannya selama ini sudah di rawatnya sejak dua tahun ini, tiba-tiba menguning selama kabut asap tebal menyelimuti Kota Palangkaraya.

"Aku juga tidak menyangka, hingga tanaman di depan rumah juga tiba-tiba menjadi kuning dan layu, mungkin karena tiga bulan ini, tidak kena sinar matahari." kata Siswi MTsN Model Palangkaraya ini, Jumat (23/10/2015).

‎Terpisah, Kepala Dinas Pertanian Perkebunan Penyuluh dan Ketahanan Pangan Pemko Palangkaraya, Ikhwansyah‎, mengatakan, tanaman tertentu memang mudah layu dan mati ketika lama tidak terkena sinar matahari."Memang ada tanaman tertentu yang mudah layu karena tak kena sinar matahari." katanya.

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved