Picu Rasa Dendam

Kak Seto tetap meyakini hukuman yang tepat adalah membina predator itu secara maksimal dan dikembalikan ke masyarakat.

Editor: Halmien

BANJARMASINPOST.CO.ID - KERASNYA dukungan, seiring dengan kencangnya suara penolakan terhadap wacana hukuman kebiri bagi predator seksual anak-anak. Adalah aktivis perlindungan anak, Seto Mulyadi (Kak Seto) yang ikut dalam garda penentang. Menurut dia, hukuman itu hanya akan memperparah kondisi psikologis pelaku.

“Justru yang dikebiri bisa bertindak lebih agresif. Jadi dia bukan sekadar menyasar kekerasan seksual, tapi menyasar kekerasan segala-galanya. Akan muncul rasa dendam sehingga bisa saja mereka melakukan kekerasan yang lebih kejam dan sadis,” kata dia, kemarin.

Kak Seto tetap meyakini hukuman yang tepat adalah membina predator itu secara maksimal dan dikembalikan ke masyarakat. “Menurut saya, wacana hukuman kebiri itu harus dikaji ulang. Itu dampaknya bagaimana? Apakah justru tidak meningkatkan agresivitas yang menimbulkan lebih banyak korban?” ujarnya.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Minggu (25/10/2015) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved