Ipansyah Berharap Pengawasan Rutin

Ditengarai salah satu indikator penyebab terganggunya daerah resapan air penopang sumber air baku, karena aktivitas perambahan hutan.

Penulis: Herliansyah | Editor: Halmien

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Susahnya mendapatkan air bersih selain disebabkan musim kemarau panjang, hingga krisis air juga disebabkan karena terganggunya daerah serapan air atau disebut catchement area.

Ditengarai salah satu indikator penyebab terganggunya daerah resapan air penopang sumber air baku, karena aktivitas perambahan hutan.

Direktur PDAM Kotabaru Noor Ipansyah, mengakui, menyusul hal itu beberapa waktu lalu instansi terkait yakni Badan Lingkungan Hidup Daerah (BLHD) dan Polisi Kehutanan (Polhut) sudah melakukan pengecekan ke lapangan.

Ipansyah berharap kegiatan pengecekan dilakukan secara rutin oleh aparat penegak hukum.

"Kita pengecekan rutin," kata Ipansyah, Rabu (28/10/2015)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved