Takut Ada Korban Lagi, Warga Sungai Arfat Tutup Jembatan
Khawatir jatuh korban warga Sungai Arfat akhirnya menutup Jembatan Sungai Arfat.
Penulis: Hari Widodo | Editor: Mustain Khaitami
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Khawatir jatuh korban warga Sungai Arfat akhirnya menutup Jembatan Sungai Arfat.
Jembatan tersebut, rusak sejak dua pekan lalu karena bagian lantai jembatannya, terangkat dan gelagar penahan lantai jembatan patah sehingga sangat riskan bagi siapapun melewatinya.
Kepala Desa Sungai Arfat, Normaliansyah mengatakan, jembatan tersebut dibangun sekitar tahun 1987 sehingga kayu ulin penyusun jembatan pun lapuk semua.
Jembatan ini, cukup vital untuk jalur warga mengangkut hasil kebun. warga dari wilayah Gunung Balai, PTPN dan desa-desa lainnya melalui jembatan ini.
Oleh karena itu, walaupun sudah mulai mengkhawatirkan jembatan ini tetap dilewati kendaraan roda empat ataupun truk,
Tetapi, melihat kerusakan jembatan kali ini sangat parah pihaknya sejak sepekan lalu memutuskan menutup jembatan itu.
"Kami Khawatir dengan keselamatan warga. Makanya, kita tutup. Kami berharap jembatan ini bisa secapatnya diperbaiki,"kata Pambakal.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/jembatan-rusak_20151103_164756.jpg)