Jelang Konser Dangdut Academy Indosiar
Sunnah Disuruh Berteriak dalam Air, Tapi Tak Bisa Berenang
"Nah, supaya power suara ulun keluar dan kuat, diminta paman tatap bakuriak (berteriak) di dalam banyu (air)," jelasnya.
Penulis: Syaiful Anwar | Editor: Didik Triomarsidi
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dua bulan lagi, tepatnya Januari 2016 Konser Dangdut Academy (D'Academy) 3 Indosiar akan kembali digelar.
Walau pun belum ditetapkan siapa saja yang masuk 35 besar dari 7 kota audisi di Indonesia, penyanyi Banua asal Barabai, Hulu Sungai Tengah (HST), Kalsel, Rasunah tetap berlatih intensif menghadapi hiburan terakbar di Indonesia tersebut.
Sunnah, panggilan akrab Rasunnah berlatih ekstra keras mengasah olah vokalnya supaya bisa menyanyikan berbagai jenis lagu dangdut saat di atas panggung nanti.
"Kegiatan ulun sekarang ini lebih banyak latihan menyanyi, terutama lagu-lagu yang masih belum dikuasai," papar perempuan kelahiran Barabai, Hulu Sungai Tengah, 13 Maret 1995 ini.
Menurut dia, namanya konser D'Academy 3, jenis lagu apapun diminta dibawakan dan harus bisa dibawakan.
"Nah, supaya power suara ulun keluar dan kuat, diminta paman tatap bakuriak (berteriak) di dalam banyu (air)," jelasnya.
Selama ini, lanjut Sunnah, latihan bakuciaknya di baskom yang diisi air sampai seberapa tahan menahan nafas.
"Sebenarnya yang baik berlatih bakuriak (berteriak) di sungai atau kolam. Cuma, ulun kada bisa berenang, jadi sementara tak berani. Kena akan berlatih kolam renang saja," tandasnya
Paman Tatapnya yang juga juara menyanyi dangdut di tahun 1970-an juga mengingatkan Sunnah jangan merasa puas dengan kemampuan yang ada.
Jangan merasa sudah bagus, karena bisa meraih golden ticket.
"Jadi kena kalau dikarantina kada tekajut lagi dengan apa yang diajarkn orang disana," tegasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/rasunah_20151111_203116.jpg)