Guntur Bunuh Irfan di Tengah Laut, Mayatnya 6 Hari Disimpan di Lemari Pendingin Kapal

Keduanya sedang berada di tengah laut saat peristiwa itu terjadi.

Guntur Bunuh Irfan di Tengah Laut, Mayatnya 6 Hari Disimpan di Lemari Pendingin Kapal
kompas.com
Pengakutan jenazah Irpan Adi Putra (29) dari KM Anugerah Sejati di Pelabuhan Muara Baru, Jumat (13/11/2015). Irpan dibunuh sesama ABK, Guntur Sinambela (28) saat berada di Samudera Hindia, Minggu (8/11/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Seorang anak buah kapal (ABK), Guntur Sinambela (28), menyerahkan diri ke polisi di Pelabuhan Muara Baru, Jumat (13/11/2015).

Dia menyerahkan diri ke polisi usai membunuh temannya, Irpan Adi Putra (29).

Keduanya sedang berada di tengah laut saat peristiwa itu terjadi.

"Pelaku pembunuhan ABK di KM Anugerah Sejati menyerahkan diri ke polisi di Pelabuhan Muara Baru," kata Kasubdit Gakkum Dirpolair Polda Metro Jaya Kompol Edi Guritno kepada Kompas.com, Jumat (13/11/2015).

Guritno menambahkan, awalnya polisi mendapat laporan pembunuhan dari nahkoda kapal, Tek Ue (45) pada Minggu (8/11/2015).

Polisi kemudian mengarahkan nahkoda untuk menepikan kapal ke Pelabuhan Muara Baru, Jakarta Utara.

"Saat kejadian kapal berada di perairan Samudera Hindia koordinat 04°00'00"LS - 99°20'00" BT," kata Guritno.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi di dalam kamar ABK. Saat itu, Guntur tiba-tiba masuk dan menikam Irpan hingga tewas dengan menggunakan pisau.

Setelah Guntur menyerahkan diri, polisi langsung menggelar pra-rekonstruksi.

Sementara itu, jasad Irpan yang tadinya disimpan dalam tempat es di kapal itu langsung dipindahkan ke RSCM untuk divisum.

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved