Resto Bengawan, Sajikan Jelawat Goreng dari Kalteng

Pengunjung yang memiliki ingin menghilangkan kejenuhan pun bisa menyumbangkan suara emasnya bernyanyi dihadapan pengunjung bisa lagu dangdut, pop

Penulis: Khairil Rahim | Editor: Mustain Khaitami
net
Sajian menu ikan jelawat 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Suara lagu-lagu bertema tembang kenangan mengalir merdu terdengar dari halaman saat baru saja kita memasukan mobil ke area parkir.

Ketika menuju ke dalam pintu masuk resto, sejumlah pelayan ramah seragam mengenakan batik datang menyambut sambil mengarahkan tempat duduk yang pengunjung inginkan.

Pelayanan cepat pun dilakukan, buku menu diberikan. Sambil menunggu menu datang, pengunjung disuguhi live musik organ tunggal yang dibawakan kibordis Banua, Eben.

Pengunjung yang memiliki ingin menghilangkan kejenuhan pun bisa menyumbangkan suara emasnya bernyanyi dihadapan pengunjung bisa lagu dangdut, pop hingga lagu barat tahun 70-an.

Itulah pelayanan spesial yang diberikan Resto Bengawan. Resto yang berada di Jalan Ahmad Yani KM 9 Komplek Asdi Karya III ini baru saja dibuka pada 1 November lalu.

Pengelola Resto Hj Linda Hartini SE menjelaskan resto mewah ini menyediakan beragam mulai dari menu nusantara, Sea Food dan masakan China.

"Resto ini dirancang ekslusif sangat cocok bagi keluarga, karyawan atau pebisnis mencari suasana beda," tambah dia.

Meski terkesan mewah baik interior maupun penyajian menu makannya namun di resto yang mampu menampung 200 pengunjung ini sangat kompromi soal harga.

"Ini namanya saja resto tapi harganya sekelas rumah makan," ujar dia.

Untuk menu andalan adalah jelawat goreng tim jelawat. Ikan jelawat adalah sejenis ikan sungai yang bentuknya agak pipih, panjang, sisiknya besar.

Sepintas mirip ikan arwana. Sisiknya yang besar-besar ini setelah dikukus dapat dimakan. Kenyal garing seperti tulang muda. Bahkan dapat pula digoreng seperti krupuk.

Tidak mudah untuk mendapatkan ikan langka ini di Banua. Agar bisa mendapat ikan jenisnya, Resto Bengawan mendatangkan langsung dari Kalimantan Tengah.

"Kita langsung beli ke penambak ikan jelawat di Kalteng sehingga rasa dan kualitas ikan dijamin," kata Linda.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved