Teganya, Maskapai Ini Tidak Sediakan Kursi Roda Penumpang Merangkak Turun dari Pesawat

Penyandang disabilitas seharusnya diperlakukan dengan baik dan mendapatkan prioritas. Sayang hal yang terjadi biasa justru sebaliknya.

Teganya, Maskapai Ini Tidak Sediakan Kursi Roda Penumpang Merangkak Turun dari Pesawat
net
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Penyandang disabilitas seharusnya diperlakukan dengan baik dan mendapatkan prioritas. Sayang hal yang terjadi biasa justru sebaliknya.

Misalnya kisah penumpang United Airlines yang harus merangkak turun dari pesawat karena tidak disediakan kursi roda.

D’Arcce Neal adalah pria yang menderita penyakit cerebral palsy dan harus selalu menggungkan kursi roda.

Suatu ketika saat meminta diambilkan kursi roda oleh awak kabin, ia tidak dilayani dan ditinggal begitu saja dalam pesawat.

Neal menunggu dan menunggu namun tidak ada orang yang datang. Saat itu Neal merasa ingin ke kamar kecil sehingga akhirnya saat tak ada orang yang datang, Neal merangkak turun dari pesawat, mencari kursi rodanya, menuju ke kamar mandi, lalu pergi meninggalkan bandara.

Setelah mengalami kejadian ini Neal merasa bahwa maskapai United Airlines telah menomorduakan penumpang yang cacat.

Ia juga berkata bahwa kejadian ini sangat memalukan serta seharusnya tidak terjadi pada siapapun.

Pihak United Airlines sendiri berkata bahwa mereka menyesalkan kejadian itu. Mereka mengaku terjadi kesalahan sehingga kursi roda tidak tersedia pada waktu itu.

Mereka berusaha menjemput Neal namun saat kembali ternyata pria tersebut sudah hilang.

Kisah ini ternyata bukan yang pertama kali terjadi. Penumpang lain yang menggunakan kursi roda pernah mengalami kejadian serupa di American Airlines.

Dalam kasus itu Theresa Purcell bahkan harus masuk ke pesawat dengan merangkak dan disaksikan penumpang lain karena tidak ada kursi roda.

Editor: Ernawati
Sumber: Intisari Online
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved