Bayi Kembar Siam Batola Meninggal Setelah Batuk-batuk
Siti Rahmah dan Siti Miftahuljannah, bayi kembar siam berusia 9 bulan asal Desa Sungai Pantai, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala
Penulis: | Editor: Ernawati
BANJARMASINPOST.CO.ID, MARABAHAN - Siti Rahmah dan Siti Miftahuljannah, bayi kembar siam berusia 9 bulan asal Desa Sungai Pantai, Kecamatan Rantau Badauh, Kabupaten Barito Kuala (Batola), meninggal dunia, Minggu (22/11/2015) sekitar pukul 14.30. Wita.
Bayi kembar siam itu mengalami batuk-batuk. Oleh orangtuanya dibawa ke rumah sakit.
Direktur RSUD Ulin Banjarmasin, Suciati MKes, mengatakan pihaknya masih memperdalam penyebab meninggalnya Rahmah dan Miftahuljannah.
“Info sementara diduga dehidrasi atau kekurangan cairan,” katanya.
Menurut Machli Riyadi, anggota tim penanganan bayi kembar menyatakan ada dua versi yang diterimanya mengenai penyebab kematian.
“Ada yang menyebut karena diare, ada juga menyatakan karena ISPA, dan kekurangan cairan. Versi itu jelasnya masih dicek oleh Dinkes Batola,” katanya.
Disebutkan dia, bayi kembar siam awalnya dilaporkan mengalami sakit diare. Namun, belum sempat diberikan perawatan, saat tiba rumah sakit sudah meninggal.