Pencatutan Nama Presiden dan Wapres

Netizen 'Ngamuk' dan Kecam Hasil Sidang MKD karena Perrtanyakan Status Menteri ESDN

Sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang digelar kemarin, masih jadi topik bahasan netizen. Malah, hasil sidang MKD membuat netizen 'ngamuk'.

Penulis: Restudia | Editor: Eka Dinayanti
kompas.com
Anggota Mahkamah Kehormatan Dewan Sarifudin Sudding (kedua kanan) bertemu sejumlah anggota DPR diantaranya Adian Napitupulu, Akbar Faizal, dan Amir Uskara yang akan menyerahkan berkas laporan dugaan pelanggaran etik pimpinan DPR di Kompleks Gedung Parlemen, Jakarta, Senin (7/9/2015). Pimpinan DPR Setya Novanto dan Fadli Zon dilaporkan ke MKD karena menghadiri dan memberikan dukungan kepada salah satu bakal calon Presiden Amerika Serikat Donald Trump. 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sidang Mahkamah Kehormatan Dewan (MKD) yang digelar kemarin, masih jadi topik bahasan netizen. Malah, hasil sidang MKD membuat netizen 'ngamuk'.

Seperti diketahui, bukannya membahas pencatutan Presiden dan Wapres oleh Ketua DPR RI, Setya Novanto, malah mempertanyakan status Menteri ESDM, Sudirman Said.

Alhasil, sidang pleno yang ditunggu rakyat, malah memunculkan kecaman.

Pemilik akun @andriyani menuliskan "#PapaMintaSaham #MamaMintaPulsa #KMPretttPestaPora Adalah sangat NAIF klo kaga tau Sidang MKD adalah "Sebuah Dagelan" cuma "Opera Sabun"".

Akun @kurawa menuliskan "Evaluasi sidang MKD kemaren cukup mengecewakan ada upaya penggiringan opini.. tidak ada upaya pengungkapan substansi rekamananya..".

Kekesalan netizen sebenarnya berawal dari keinginan agar sidang digelar terbuka. Sebelum sidang digelar sempat muncul hastag #SidangTerbukaMKD.

Lalu, tiba-tiba sidang digelar tertutup dan dengan hasil mempertanyakan status Menteri ESDM, Sudirman Said sebagai pelapor ke MKD.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved