Syukurlah, Sebentar Lagi Warga Halong Tidak Takut Keluar Malam

"Jalan yang sunyi belum ada PJU, selain itu kami juga terkendala semberautnya kabel, jadi harus kami lakukan penataan ulang nantinya," katanya.

Penulis: Elhami | Editor: Ernawati
banjarmasinpost.co.id/elhami
SMAN 2 Halong, Balangan, Kalsel 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PARINGIN - Edi (30) salah satu warga Kecamatan Halong tak pernah lagi melintas pada malam hari jika ingin pulang ke Desa 2, Kecamatan Halong.

Alasannya cukup logis, selain sunyi di sepanjang jalan menuju Halong banyak jalan yang belum diterangi oleh lampu Penerangan Jalan Umum (PJU).

"Iya di Halong memang masih belum banyak diterangi, kalau di pusat Kecamatan ada, cuman jalan yang sunyi-sunyi itu belum ada, jadi takut kalau melintas dimalam hari," ungkapnya.

Terkait masih minimnya PJU untuk Kecamatan Halong diakui oleh Kabid Pertamanan dan PJU, Rizkianor Fauzi. Menurutnya berdasarkan data Kecamatan Halong cukup banyak jalan yang belum diterangi oleh PJU.

"Jalan yang sunyi belum ada PJU, selain itu kami juga terkendala semberautnya kabel, jadi harus kami lakukan penataan ulang nantinya," katanya.

Lebih lanjut, diuraikannya, saat ini total PJU yang di Kabupaten Balangan berjumlah 2.506 yang tersebar di delapan kecamatan, yakni di Awayan 373, Batumandi 237, Halong 443, Juai 238, Lampihong 288, Paringin 598, Paringin Selatan 307, dan Tebing 22.

"Kalau yang baik ada 1031, sementara yang rusak 686, dan yang belum ada PJU nya 789, terkait cukup banyaknya PJU yang rusak karena sudah termakan usia," urainya.

Untuk itulah, kembali dikatakannya, ditahun 2016 perencanaan pembenahan PJU bakal dilakukan.
"2016 baru bisa kami laksanakan, nanti setiap kecamatan akan dapat penambahan 50 titik PJU," ujarnya.

Penambahan PJU difokuskan di kecamatan karena saat ini di jalan provinsi sudah PJU sudah terpenuhi, hal ini senada dengan tujuan untuk menjadi kecamatan di Balangan terang benderang.

"Terutama di jalan kecamatan, untuk jalan-jalan desa nantinya juga kami upayakan," sebutnya.

Walaupun pelaksanaannya masih lama, untuk meminimalisir kerusakan lebih lanjut, pihaknya kedepan lebih meningkatkan lagi kordinnasi dengan kepala desa di semua kecamatan agara menjaga PJU dan melaporkan bila ada yang rusak.

"Kendala kami keterbatasan tenaga, selain itu dana, makanya kami mengharapkan peran serta masyarakat melalui aparat desa untuk aktir menjaga PJU ditempatnya," tegasnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved