Kotak Hitam AirAsia QZ8501 Dibuka: Percakapan Pilot Ini Bikin Bingung KNKT

Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menemukan adanya pembicaraan pilot dan co-pilot yang membingungkan

Kotak Hitam AirAsia QZ8501 Dibuka: Percakapan Pilot Ini Bikin Bingung KNKT
kompas.com
Ekor pesawat AirAsia QZ8501 ditemukan dan diangkat ke kapal Crest Onyx di Selat Karimata, Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, Sabtu (10/1/2015). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) menemukan adanya pembicaraan pilot dan co-pilot yang membingungkan dalam rekaman Cockpit Voice Recorder (CVR) milik AirAsia QZ8501.

Pesawat itu jatuh di perairan dekat Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah, pada 28 Desember 2014.

Ketua Sub Komite Kecelakaan Pesawat Udara KNKT Kapten Nurcahyo Utomo mengatakan, pembicaraan membingungkan tersebut terjadi hanya beberapa saat sebelum pesawat mengalami upset condition dan stall, atau kehilangan daya terbang.

Menurut Nurcahyo, saat itu posisi pesawat sedang dalam keadaan menanjak dari 32.000 kaki ke 38.000 kaki, dengan kemudi manual, di mana posisi hidung pesawat berada di atas dan ekor mengarah ke bawah.

Kecepatan pesawat saat itu mencapai 11.000 kaki per menit. (baca: KNKT: Ada Keretakan pada Alat Kemudi di Bagian Ekor AirAsia)

"Saat pesawat mulai naik, ada perintah kapten yang menyebut, 'pull down...pull down...," ujar Nurcahyo saat menirukan ucapan pilot pesawat dalam konferensi pers di Gedung KNKT, Jakarta Pusat, Selasa (1/12/2015).

Menurut Nurcahyo, perintah tersebut bukan perintah yang biasa diucapkan pilot. Perintah pull down disebut membingungkan, karena pull berarti menarik hidung pesawat ke atas, sementara down berarti menurunkan hidung pesawat ke bawah. (baca: AirAsia QZ8501 Alami 4 Kali Gangguan Sebelum Kecelakaan)

"Ini ada komunikasi yang tidak efektif. Kemungkinan perintah ini untuk mengembalikan pesawat agar seimbang," kata Nurcahyo.

Melalui Flight Data Recorder (FDR), diketahui bahwa perintah tersebut ditanggapi berbeda. Co-pilot menarik tuas ke atas, sementara pilot menarik tuas ke bawah.

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved