Listrik Padam, Warga Unggah Foto Dokter Jahit Luka Pasien Cuma Diterangi Senter HP

Tim medis di Puskesmas Nunukan Kota Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa melakukan tindakan menjahit luka di mata salah satu pasien hanya

Listrik Padam, Warga Unggah Foto Dokter Jahit Luka Pasien Cuma Diterangi Senter HP
kompas.com
Meski berada di tengah kota, Puskesmas Nunukan Kota tak memiliki mesin genset saat listrik mati. Akibatnya, petugas melakukan tindakan medis dengan pencahayaan secukupnya. Minimnya penerangan tersebut dikeluhkan warga melalui media social Facebook. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, NUNUKAN - Tim medis di Puskesmas Nunukan Kota Kabupaten Nunukan, Kalimantan Utara, terpaksa melakukan tindakan menjahit luka di mata salah satu pasien hanya dengan menggunakan senter di ponsel sebagai sumber penerangan.

Pasalnya, tindakan darurat itu perlu dilakukan segera padahal listrik sedang mati dan dua unit mesin genset yang mereka miliki juga rusak dan masih dalam perbaikan.

Kepala Puskesmas Nunukan Kota Dr Herlina Barens mengaku, dalam seminggu terakhir puskesmas terpaksa menggunakan lampu darurat untuk memberikan pelayanan kepada warga, termasuk menjahit mata salah satu pasien.

"Lampu darurat juga sering rusak. Tapi kalau masih mampu ditangani di sini dengan penerangan seadanya kita tangani saja di sini. Kalau sudah tidak mampu kita langsung rujuk ke RSUD." ujarnya, Selasa (1/12/2015).

Pihak Puskesmas mengaku telah berupaya melakukan perbaikan kedua genset yang mereka miliki, namun perbaikan tidak bisa dilakukan cepat karena harus melalui izin Dinas Kesehatan dulu. Padahal Puskesmas Nunukan Kota merupakan rujukan bagi warga jiak membutuhkan layanan kesehatan. Dalam satu hari pasien yang melakukan rawat jalan lebih dari 100 orang.

"Memang puskesmas sini menjadi rujukan karena lokasinya dekat dengan pemukiman warga. Kalau kemarin malam ada 7 pasien yang ditangani, semua boleh pulang setelah mendapat perawatan," imbuhnya.

Sebelumnya, salah satu warga Nunukan menyayangkan tidak adanya penerangan memadai di Puskesmas Nunukan Kota ketika menangani pasien yang harus dijahit di bagian mata.

Pemilik akun Facebook Dest mengunggah foto keluarga pasien menggunakan senter HP membantu salah satu dokter yang sedang menjahit luka di bagian mata pasien.

Dalam tulisannya di Facebook, Desy menyayangkan kurangnya perhatian pemerintah daerah terhadap kebutuhan penerangan di puskemas.

Dalam seminggu terakhir, PLN ranting Nunukan memberlakukan pemadaman bergilir karena adanya kerusakan pada mesin pensuplai gas di Pusat Listrik Tenaga Mesin Gas PLTMG Sebaung.

Postingan yang diunggah pada Senin pukul 23.00 Wita tesebut langsung mendapat tanggapan beragam dari beberapa warga. Bahkan, salah satu anggota DPRD Nunukan Andi Tamir, mengaku akan menyampaikan langsung keluhan warga tersebut ke instansi terkait.

"Nanti saya sampaikan ke instansi terkait," tulisnya.

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved