Bagian Depan Mobil Penyok, Polisi Tak Tahu Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Cipali

Di TKP, kata Sulistyo, terdapat satu unit mobil elf hitam yang kondisinya rusak parah. Belum diketahui penyebab pasti kecelakaan tersebut terjadi.

Bagian Depan Mobil Penyok,  Polisi Tak Tahu Penyebab Kecelakaan Maut di Tol Cipali
ISTIMEWA/DOKUMENTASI KABID HUMAS POLDA JAWA BARAT, SULISTYO PUDJO HARTONO
Kondisi kendaraan elf hitam setelah mengalami kecelakaan Di Tol Cipali km 137, Kamis (3/12). Sebanyak 11 orang tewas dan tiga orang mengalami luka berat akibat kecelakaan itu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, INDRAMAYU - Penyebab kecelakaan yang menyebabkan belasan penumpang tewas di Tol Cipali Km 137, Kamis (3/12/2015) pagi masih belum terungkap.

Para korban tewas kecelakaan maut di Tol Cipali Km 137, Kamis (3/12/2015), dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Subang.

Sedangkan korban luka dibawa ke Rumah Sakit Mitra Plumbon.

Kabid Humas Polda Jawa Barat, Kombes Pol Sulistyo Pudjo Hartono, mengatakan, peristiwa itu terjadi di ruas jalan tol dari arah Jakarta menuju Cirebon sekitar pukul 04.30 WIB. Diduga miktrobus elf hitam dengan plat nomor B 8378 OU menabrak bagian belakang kendaraan lain yang ada di depannya.

"Diduga kecepatan tinggi dan tabrak belakang truk. Kecelakaan itu ditangani Unit Laka Polres Indramayu," ujar Sulistyo melalui pesan singkatnya, kamis (3/12/2015).

Sebelumnya Sulistyo mengatakan, sebanyak 11 orang meninggal akibat mengalami kecelakaan itu. Selain itu, tiga orang mengalami luka berat.

"Saya tadi di tempat kejadian perkara. Kejadian diperkirakan subuh," ujar Sulistyo melalui pesan singkatnya, Kamis (3/12/2015).

Di TKP, kata Sulistyo, terdapat satu unit mobil elf hitam yang kondisinya rusak parah. Belum diketahui penyebab pasti kecelakaan tersebut terjadi. Petugas PJR masih di lokasi mengevakuasi korban dan menjaga TKP.

"Diduga menabrak bagian belakang kendaraan lain. Tapi mobil yang ditabrak tidak diketahui karena tidak ada di TKP," ujar Sulistyo. (Teuku Muh Guci S)

Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved