Jembatan Pulau Sugara Patah

Angkutan Barang dan Pupuk Terganggu

Menurutnya karena adalah jalan satu-satunya nmenuju ke tiga desa itu setiap hari jembatan ini dilewati mobil.

Penulis: Irfani Rahman | Editor: Mustain Khaitami
banjarmasinpost.co.id/istimewa
Kondisi Jembatan Pulau Sugara yang menghubungkan antara Desa Berangas dan Alalak. Akibatnya, akses jalan darat menuju tiga desa di wilayah itu terganggu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Dengan patahnya jembatan Pulau Sugara dipastikan sarana transfortasi mobil ke Pulau Sugara, Pulai Sewangi dan Pulau Alalak, Kecamatan Alalak Kabupaten Batola total tidak bisa dilewati.

Ini karena satu-satunya akses menggunakan mobil untuk ketiga desa tersebut hanyalah menyeberang jembatan tersebut.

Hj Zaitun, satu warga yang tinggal di Berangas Barat RT 6 tepatnya pas di depan Jembatan menuturkan sebelum tiang jembatan patah memang banyak mobil yang lewat.

Menurutnya dengan patahnya tiang jembatan dan tidak bisa dilewatinya jembatan maka kendaraan yang menuju ketiga tersebut tak bisa.

"Kecuali lewat penyeberangan feri baru bisa. Jembatan ini satu-satunya akses lewat jalan darat.," paparnya seraya menuturkan jembatan baru tidak bisa dilewati karena belum selesai.

Menurutnya karena adalah jalan satu-satunya nmenuju ke tiga desa itu setiap hari jembatan ini dilewati mobil.

"Setiap hari ada saja mobil yang bawa berbagai keperluan dari kayu, pupuk, barang-barang lainnya," paparnya.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved