Jembatan Pulau Sugara Patah

Untuk Menyeberang, Warga Terpaksa Keluarkan Biaya Tambahan

Surya satu warga Pulau Alalak mengungkapkan dengan tidak bisa dilewatinya jembatan tersebut maka dirinya memilih menggunakan feri.

Untuk Menyeberang, Warga Terpaksa Keluarkan Biaya Tambahan
banjarmasinpost.co.id/istimewa
Kondisi Jembatan Pulau Sugara yang menghubungkan antara Desa Berangas dan Alalak. Akibatnya, akses jalan darat menuju tiga desa di wilayah itu terganggu. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Patahnya tiang jembatan Pulau Sugara terpaksa membuat warga tiga desa yakni Pulau Sugara, Pulau Sewangi, dan Pulau Alalak, Kecamatan Alalak Kabupaten Batola mempergunakan feri penyeberangan untuk keluar dan masuk pulau tersebut.

Pasalnya jembatan Pulau Sugara merupakan satu-satunya akses menuju dan keluar desa tersebut jika ingin menggunakan kendaraan.

BPost online sendiri, pada Sabtu (5/12) malam melihat sebenarnya ada jembatan rangka beton yang ada di samping jembatan.

Namun karena pengerjaannya belum selesai maka jembatan tersebut tak bisa dilewati.

Surya satu warga Pulau Alalak mengungkapkan dengan tidak bisa dilewatinya jembatan tersebut maka dirinya memilih menggunakan feri.

"Terpaksa naik feri biar bisa keluar Pulau Alalak. Biayanya sih tak terlalu mahal ya Rp2 ribu sekali menyeberang," jelas pria yang bekerja di Banjarmasin ini.

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved