Jelang Tahun Baru, Hotel-hotel di Yogyakarta Sejak November Sudah Ramai Dipesan

dipengaruhi oleh liburan sekolah, penghabisan anggaran instansi-instansi pemerintah daerah dan kementerian, serta permintaan ruang meeting dan

Jelang Tahun Baru, Hotel-hotel di Yogyakarta Sejak November Sudah Ramai Dipesan
net
Malioboro Jogja

BANJARMASINPOST.CO.ID, YOGYAKARTA - Perhelatan Natal 2015 dan Tahun Baru 2016 belum lagi digelar, namun pemesanan hotel di Yogyakarta mengalami lonjakan tajam.

Menurut Ketua PHRI Yogyakarta Istidjab M Danunagoro, tingkat pemesanan hotel meningkat 25 persen hingga 30 persen, sejak November 2015.

"Hal ini karena November-Desember merupakan high seasons," ujar Istidjab kepada Kompas.com, Senin (7/12/2015).

Masa-masa puncak ini, Istidjab menjelaskan, dipengaruhi oleh liburan sekolah, penghabisan anggaran instansi-instansi pemerintah daerah dan kementerian, serta permintaan ruang meeting dan eksebisi.

Lonjakan pemesanan berdampak pada peningkatan tingkat hunian (city occupancy).

Jika pada Oktober 2015 city occupancy rerata hotel Yogyakarta berada pada posisi 68 persen, bulan berikutnya beranjak menjadi 70 persen.

"Kami harapkan Desember ini akan menjadi 75 persen," tandas Istidjab.

Selain tingkat hunian yang melonjak, tarif rerata per malam pun ikut meningkat. Menurut catatan PHRI Yogyakarta, tarif rerata hotel bintang lima saat ini menjadi Rp 700.000 per malam, sebelumnya sekitar Rp 650.000 per malam.

Sedangkan tarif hotel bintang empat Rp 500.000 per malam, bintang tiga Rp 350.000 per malam, dan bintang dua Rp 200.000 per malam.

Sebelumnya, tarif hotel bintang empat, tiga dan dua masing-masing berada pada angka Rp 450.000, Rp 300.000, dan Rp 150.000 per malam.

Editor: Ernawati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved