Tinggi Badan, Syarat Paling Susah Dipenuhi Kandidat Puteri Indonesia
Para kontestan Puteri Indonesia, kata Mega, umumnya mengikuti kontes terlebih dahulu di tingkat provinsi, lalu naik ke tingkat nasional untuk
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Mencari kontestan Puteri Indonesia dengan kualitas brain (kecerdasan), beauty (kecantikkan), dan behaviour (perilaku) yang mumpuni memang bukan hal yang mudah.
Perlu mata dan intuisi yang jeli untuk dapat melihat keunggulan para wanita yang mendaftar sebagai finalis Puteri Indonesia dari seluruh penjuru Tanah Air.
Dalam wawancara lewat telepon bersama Kompas Female, Mega Angkasa, Senior Coorporate Communication, PT Mustika Ratu TBK dan Yayasan Puter Indonesia, menjelaskan sulitnya pencarian kandidat unggul untuk dikirim ke ajang Miss Universe.
"Di internal, kita kesulitan cari wanita yang punya brain, beauty, behaviour," ujar Mega.
Menurut Mega, di antara banyak syarat menjadi Puteri Indonesia, faktor tinggi badan adalah hal yang paling sulit ditemukan dari para kontestan yang bakal dikirim ke kontes kecantikan internasional.
"Tingginya harus menjulang, 176 sentimeter, ada juga yang tinggi, tapi kurang cantik," ungkap Mega yang baru saja pulang dari pencarian kontestan Puteri Indonesia, di Bali dan Jawa Timur.
Para kontestan Puteri Indonesia, kata Mega, umumnya mengikuti kontes terlebih dahulu di tingkat provinsi, lalu naik ke tingkat nasional untuk mengikuti karantina dari Yayasan Puteri Indonesia.
Lalu, setelah berhasil merebut gelar Puteri Indonesia, selama satu tahun, wanita Indonesia yang dianggap cerdas, cantik, dan berperilaku baik ini, akan mengikuti pendidikan serta latihan untuk lebih mantap mewakili Indonesia di ajang bergengsi Miss Universe. (Kompas.com/Silvita Agmasari)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/anindya-kusuma-putri_20151221_212747.jpg)