Breaking News

Mengapa Penurunan Harga Solar Lebih Besar Ketimbang Bensin?

Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Sudirman Said, mengatakan harga solar turun cukup besar, karena

Editor: Ernawati
KompasOtomotif-Aris Harvenda
Sepeda motor sedang mengisi BBM di salah satu SPBU Pertamina 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Pemerintah akhirnya menurunkan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis premium (bensin) dan solar menjadi masing-masing Rp 7.150 per liter dan Rp 5.950 per liter.

Harga Premium hanya turun Rp 150 per liter. Sedangkan harga Solar turun Rp 850 per liter.

Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral (ESDM), Sudirman Said, mengatakan harga solar turun cukup besar, karena harga keekonomiannya sudah turun sebesar 18 persen.

Sementara untuk premium penurunannya memang tipis, karena harga patokan dalam Means of Platts Singapore (MOPS) hanya turun 8 persen saja.

Adapun, harga yang berlaku saat ini untuk kedua jenis BBM masing-masing Rp 6.700 per liter dan Rp 7.400 per liter.

"Harga ini akan mulai berlaku mulai tanggal 5 Januari 2016 nanti," ujar Sudirman, Rabu (23/12/2015) di Istana Negara, Jakarta.

Adapun jeda waktu antara pengumuman dan masa berlaku terjadi untuk memberikan waktu bagi penjual di SPBU menghabiskan stok yang saat ini ada. Sehingga tidak merugikan pengecer.

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved