Ditahan Koramil, Sopir Truk Kayu Olahan Alalak Protes

Aksi tersebut memantik reaksi para sopir dan sejumlah pengusaha kayu di kawasan itu, karena dokumen pengiriman kayu yang dibawa sopir tidak prosedur

Ditahan Koramil, Sopir Truk Kayu Olahan Alalak Protes
banjarmasinpost.co.id/irfani rahman
Jejeran truk kayu olahan di halaman Koramil Banjarmasin Utara saat surat-surat kelengkapannya diperiksa jajaran Koramil Banjarmasin Utara, Selasa (29/12/2015) 

NJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Truk pangangkut kayu olahan memadati halaman kantor Koramil 007-04 Banjarmasin Utara, Selasa (29/12/2015).

Bahkan sebagian truk yang berisi kayu galam, meranti, balau itu memilih parkir di sepanjang jalan kawasan Alalak karena halaman kantor Koramil tidak mampu lagi menampung truk tersebut.

Truk itu diberhentikan petugas Koramil Banjarmasin Utara yang memeriksa kelengkapan dokumen kayu tersebut. Sebanyak enam truk bermuatan kayu yang akan dikirim kepada pemesan itu harus berhenti untuk menjalani pemeriksaan dokumen kelengkapan.

Komandan Koramil 007-04 Banjarmasin Utara, Mayor Nashruddin mengatakan, pemeriksaan truk pengangkut kayu olahan itu untuk memastikan keabsahan surat-surat kayu tersebut.

Aksi tersebut memantik reaksi para sopir dan sejumlah pengusaha kayu di kawasan itu, karena dokumen pengiriman kayu yang dibawa sopir dianggap tidak sesuai prosedur. Karena mereka hanya membawa nota, seperti yang sudah dijalani selama ini. Dan itu tidak pernah dianggap melanggar aturan.

"Kami biasa mengangkut kayu olahan cukup membawa nota. Apalagi ini untuk keperluan dalam kota, bukan keluar wilayah," ujar salah satu sopir, Rustam.

Begitu halnya H Kamal, pemilik kayu olahan tersebut juga mendatangi kantor Koramil Banjarmasin Utara.

Menurutnya kayu yang dibawa karyawannya itu merupakan kayu untuk masyarakat dan selama ini pihaknya hanya melengkapi dengan surat jalan atau yang biasa disebut nota.

"Selama ini hanya pakai surat jalan. Jika keluar kabupaten, baru kami pakai dokumen. Dan kami punya dokumen itu," paparnya.

Sontak saja pemeriksaan dokumen yang dilakukan anggota Koramil Banjarmasin Utara itu sempat membuat jalan tersebut macet. Karena beberapa truk dan pick up pengangkut kayu memarkir armadanya di bahu jalan, sehingga membuat sempit badan jalan tersebut.

Untungnya sekitar pukul 13.20 Wita, perdebatan terkait pemeriksaan dokumen pengiriman kayu tersebut selesai dan armada pengangkut kayu olahan itu bisa melanjutkan perjalanan untuk mengantar pesanan kayu itu.

Sementara itu usai pemeriksaan sekitar pukul 13.20 Wita oleh pihak Koramil dengan pihak Balai Pelayanan Penatausahan Hasil Hutan Barito Muara, truk-truk kayu itu akhirnya diperbolehkan kembali melintas. (dwi)

BACA LEBIH LENGKAP : Harian Metro Banjar Edisi Cetak Edisi Rabu (30/12/2015)

Penulis: Irfani Rahman
Editor: Elpianur Achmad
Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved