Bom Sarinah
Karyawan SCBD Dilarang Keluar Kantor
Ledakan dan tembakan di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016) berdampak terhadap aktifitas perkantoran SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta
Editor:
Ernawati
kompas.com
Suasana sekitar lokasi ledakan di Sarinah, Jl MH Thamrin, Jakarta, Kamis (14/1/2016)
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Ledakan dan tembakan di Sarinah, Thamrin, Jakarta Pusat, Kamis (14/1/2016) berdampak terhadap aktifitas perkantoran SCBD, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, menjadi gaduh.
Para karyawan yang bekerja di kawasan Sudirman Central Business District (SCBD) dilarang keluar kantor oleh pihak keamanan.
Yogi Harnold (27), salah seorang pegawai Kidzania di Mall Pacific Place, mengaku tidak diizinkan keluar dari kantor sampai kondisi aman.
"Saya enggak boleh keluar gedung sama pihak sekuriti PP karena kondisi belum aman," kata Yogie saat dihubungi di Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Kamis (14/1/2016). Yogie pun mengutuk aksi terorisme tersebut. "Ini aksi yang sangat kejam banget, parah aksi terornya," kata dia.Menurut Yogie, area Thamrin sampai SCBD harus clear dan karyawan tidak diizinkan untuk keluar kantor. Hal ini dilakukan supaya tidak timbul korban jiwa lagi.
"Area Thamrin dan SCBD harus clear dan enggak ada yang boleh keluar dari office," ucap dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bom-sarinah_20160114_131016.jpg)