Dianggap Mencoreng Agama, Warga di Desa Ini Tolak Pemakaman Jenazah Pelaku Teror Sarinah

Keluarga Dian Juni Kurniadi (25) terduga teroris yang tewas akibat bom di Jl Thamrin, Jakarta Pusat berharap jenazah Dian dapat dimakamkan

Dianggap Mencoreng Agama, Warga di Desa Ini Tolak Pemakaman Jenazah Pelaku Teror Sarinah
tribunnews.com
Foto ini dirilis oleh agensi berita China Xinhua, seorang pria tak dikenal dengan senjata, terduga pelaku, terlihat setelah ledakan menghantam kawasan Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, 14 Januari 2016. Serangkaian ledakan menewaskan sejumlah orang, terjadi baku tembak antara polisi dan beberapa orang yang diduga pelaku. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TEGAL - Keluarga Dian Juni Kurniadi (25) terduga teroris yang tewas akibat bom di Jl Thamrin, Jakarta Pusat berharap jenazah Dian dapat dimakamkan di kampung halamannya di Desa Pegirikan, Kecamatan Talang, Tegal, Jawa Tengah.

Namun, hingga Minggu (17/1/2016) sore, kediaman Sutopo, orangtua Dian, di Desa Pegirikan, Kecamatan Talang masih tertutup rapat.

Padahal, menurut informasi warga, kedua orangtua Dian sudah kembali dari Jakarta dan ada di kediamannya. Namun, keduanya enggan bertemu dengan siapapun termasuk para tetangga.

"Mereka sudah berada di rumahnya sejak (Minggu) sore. Tapi setelah sampai rumah, mereka langsung masuk dan menutup rumahnya rapat-rapat," ujar tetangga Sutopo yang enggan namanya disebut.

Menurut sepupu Dian, Evi (30), pihak keluarga termasuk kedua orangtua Dian meminta jenazahnya dipulangkan ke Tegal.

"Keluarga Dian berharap jenazahnya bisa dipulangkan ke Tegal," ujar Evi.

Kendati demikian, keluarga belum mengetahui apakah harapan untuk memulangkan jenazah Dian ke Tegal bisa terlaksana.

Evi juga menyebut, kepulangan jenazah Dian ke Tegal belum bisa dipastikan, karena masih diperlukan untuk identifikasi dan keperluan penyelidikan di RS Polri di Jakarta.

Evi berharap warga di Desa Pegirikan, Kecamatan Talang bisa menerima jenazah Dian untuk dimakamkan di kampungnya.

"Karena selama tinggal di sini kan Dian orang yang baik meskipun diketahui dian terlibat aksi teroris," ungkapnya.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved