Di Daerah Ini, Paling Banyak Beredar Uang Palsu

Indramayu masih menjadi daerah dengan penyebaran uang palsu terbanyak di Jawa Barat. Dari 6.650 lembar uang palsu yang ditemukan di Jawa Barat

Di Daerah Ini, Paling Banyak Beredar Uang Palsu
net
ilustrasi

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANDUNGIndramayu masih menjadi daerah dengan penyebaran uang palsu terbanyak di Jawa Barat. Dari 6.650 lembar uang palsu yang ditemukan di Jawa Barat, 10 persen ditemukan di Indramayu.

"Saya tidak tahu kenapa Indramayu (motif). Apakah di sana karena angka perceraian tinggi? TKI juga tinggi. Ada kaitannya enggak dengan uang palsu," ujar Kepala Perwakilan Bank Indonesia (BI) Prov Jabar, Rosmaya Hadi, di Gedung Sate, Selasa (19/1/2016).

Rosmaya menjelaskan, saat ini polisi masih mendalami motif maupun modus penyebaran upal. Sebab, upal tersebut disebarkan di tukang rokok, makam, dan lainnya.

"Kan suka ada yang memberikan uang kepada anak-anak yang menjaga makam. Uang yang dikasih itu palsu," imbuhnya.

BI, lanjut Rosmaya, bekerja sama dengan polisi, kejaksaan, dan kehakiman untuk memberantas pelaku peredaran upal. Pihaknya berkomitmen untuk mengawal kasus yang ada.

"Hukumannya harus tinggi karena ini masalah kedaulatan bangsa," ungkapnya.

Ketika ditanya kemungkinan ada hubungannya dengan pilkada, Rosmaya membantah. Kemungkinan uang palsu beredar karena Indramayu merupakan daerah pelabuhan atau pintu masuk pendatang dari luar Jawa Barat.

Uang yang dipalsukan biasanya pecahan besar Rp 50.000 dan Rp 100.000.

"Jumlahnya dari tahun-tahun sebelumnya stabil. Dari satu juta ada satu lembar yang palsu," tutupnya.

Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved