Kini Terungkap Alasan Mengapa Seluruh Permukaan Bumi Pernah Diselimuti Salju

Kejadian snowball earth atau saat seluruh permukaan Bumi diselimuti salju pernah terjadi sekitar 750 juta tahun silam.

Kini Terungkap Alasan Mengapa Seluruh Permukaan Bumi Pernah Diselimuti Salju
NASA
Foto bumi yang diambil dari jarak 1,6 juta kilometer oleh satelit NASA 

BANJARMASINPOST.CO.ID - Kejadian snowball earth atau saat seluruh permukaan Bumi diselimuti salju pernah terjadi sekitar 750 juta tahun silam. Fenomena tersebut kemungkinan besar dipicu oleh aktivitas vulkanik yang ekstensif di bawah permukaan laut.

Demikian terungkap dalam laporan hasil penelitian yang dimuat dalam Jurnal Nature Geoscience pekan ini. Hal ini juga membantu menjelaskan awal mula kehidupan hewan di Bumi jutaan tahun setelah periode snowball earth.

"Snowball earth adalah kejadian ekstrim dan planet kita ini hampir saja tidak selamat dari peristiwa itu," jelas Professor Eelco Rohling dari Australian National University, yang menuliskan laporan penelitian ini.

"Hipotesis kami menjelaskan sejumlah aspek snowball earth melalui mekanisme tunggal," katanya.

Selama ini hipotesis tentang snowball earth menyatakan, hampir seluruh permukaan Bumi diselimuti lapisan salju paling tidak sekali dalam sejarah planet ini, namun penyebabnya tidak diketahui pasti.

Salah satu teori yang banyak dirujuk selama ini menjelaskan bahwa lapisan salju disebabkan oleh mulai adanya aliran air dari sungai ke lautan yang disebabkan oleh pecahnya benua besar bernama Rodinia.

Aliran air tersebut mengubah susunan kimiawi lautan sehingga menyebabkan berkurangnya kadar karbon dioksida (CO2) di atmosfir.

Karena tebalnya lapisan es, maka sinar matahari justru terpantul kembali sehingga menyebabkan Bumi justru semakin dingin.

"Dampaknya, Bumi memasuki situasi snowball di mana lautan mulai membeku," jelas Profesor Rohling mengutip teori tersebut.

Teori ini juga menjelaskan bahwa Bumi berada dalam situasi seperti ini selama jutaan tahun.

Halaman
12
Editor: Edinayanti
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved