BPost Edisi Cetak
Inilah Pesan Teroris dari Jambi, Suara Ledakan Terdengar Hingga 1,5 Km
kelompok teroris yang meledakkan bom itu ingin mengatakan bahwa mereka masih eksis meski sebagian anggotanya sudah ditangkap.
BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Anton Charliyan langsung menilai ledakan bom rakitan di Jambi, Rabu (27/1) dini hari, memiliki pesan khusus. Menurut dia, kelompok teroris yang meledakkan bom itu ingin mengatakan bahwa mereka masih eksis meski sebagian anggotanya sudah ditangkap.
Anton juga menilai, Jambil dipilih sebagai lokasi peledakan karena dua pelaku teror di Jakarta, Afif alias Sunakim dan Mohammad Ali adalah anggota kelompok Sumatera. “Karena hanya pesan, maka ledakan itu tidak menimbulkan korban. Itu bom berkekuatan rendah. Bom diletakkan oleh seorang pengendara sepeda motor. Meledak setelah 30 menit dia pergi,” ucap dia.
Ledakan terjadi di depan ruko di Kelurahan Pasir Putih, Jambi. Karena meledak di saat banyak orang tidak beraktivitas, suara ledakan terdengar hingga radius cukup jauh. Pasalnya, warga Perumahan Villa Santosa yang berjarak sekitar 1,5 kilometer (km) dari lokasi, Ary, mengaku mendengarnya. “Aku mendengar suara ledakan itu,” ucap dia kepada Tribun Jambi (group BPost).
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Kamis (28/1/2016) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Bac juga Metro Banjar edisi cetak Kamis (28/1/2016)

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/bpost-cetak-edisi-kamis-2812016_20160128_062255.jpg)