Breaking News:

Ini Penjelasan YLKI tentang 'Dibohongi Mi Instan'

Status Facebook Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) berjudul 'Dibohongi Mi Instan' menjadi viral sejak diunggah Minggu (31/1/2016) petang.

Editor: Mustain Khaitami
Facebook
Cuplikan postingan YLKI tentang bahaya mengonsumsi mi instan. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, JAKARTA - Status Facebook Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) berjudul 'Dibohongi Mi Instan' menjadi viral sejak diunggah Minggu (31/1/2016) petang.

Apa motif di balik status tersebut?

Pengurus Harian YLKI, Soedaryatmo kepada Tribunnews.com membantah itu ditujukan sekadar untuk menyerang pihak produsen mi instan di Indonesia.

Menurut YLKI isu mi instan terkait dengan isu pangan sehat yang kini tengah berkembang di kalangan lembaga perlindungan konsumen di berbagai belahan dunia.

"Ini isu global lembaga konsumsen seluruh dunia untuk dorong pangan sehat. Mendorong pemenuhan gizi yang seimbang makanan sehat seperti sayur mayur," ujar Soedaryatmo, Senin (1/2/2016).

Soedaryatmo mengatakan, semua peringatan yang dibeber YLKI itu dapat dilihat pada setiap kemasan mi instan di Indonesia.

Kandungan-kandungan yang disebutkan dalam poin-poin peringatan itu juga tercantum dalam kemasan mi instan.

Soedaryatmo menegaskan tidak bertujuan menyerang produsen tertentu.

"Dengan membaca label setiap mi instan (status YLKI) itu terkonfirmasi," jawab Soedaryatmo.

Sorotan terhadap mi instan memang ditujukan oleh YLKI berkaca pada kondisi umum kesehatan masyarakat.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved