Rapat Pleno Rekapitulasi Pilkada Kalteng

Saksi Tim paslon Wibawa Nyaris Dikeluarkan dari Ruang Rapat Pleno

Suasana ruang rapat pleno hasil pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng di Balroom Hotel Aquarius Palangkaraya

Saksi Tim paslon Wibawa Nyaris Dikeluarkan dari Ruang Rapat Pleno
banjarmasinpost.co.id/fathurahman
‎Eko Sigit (baju hitam) didampingi saksi lainnya Awongganda W Linjar, dari paslon Wibawa saat melakukan protes dalam rekapitulasi hasil Pilgub Kalteng ditingkat KPU Kalteng. 

‎BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA -. Suasana ruang rapat pleno hasil pemungutan suara Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalteng di Balroom Hotel Aquarius Palangkaraya, Jumat (5/2/2016), berlangsung tegang.

Saksi dari Paslon nomor urut 2 Willy M Yoseph-HM Wahyudi K Anwar (Wibawa), Eko Sigit, saat rapat pleno baru dimulai, langsung melakukan interupsi kepada komisioner KPU, terkait keabsahan pelaksanaan rapat tersebut.

Dia mempertanyakan, netralitas anggota KPU, dengan menunjukkan dua lembar foto yang di dalamnya ada gambar ketua tim pemenangan paslon tertentu dengan istri dari salah satu komisioner KPU.

Sempat terjadi "Perang Argumen" antara Eko Sigit dengan, komisioner KPU terkait hal tersebut, Bahkan, Daan Rismon, komisioner KPU Kalteng, dari divisi teknis, yang memimpin Rapat Pleno, ‎hampir memerintahkan polisi untuk mengeluarkan Eko Sigit yang terkesan terus ngotot.

Namun, suasana kemudian mereda, ketika saksi dari paslon Wibawa, mau diingatkan, untuk mengikuti tata tertib persidangan.

Pergantian saksi dalam pleno rekapitulasi tersebut, juga menjadi perdebatan yang panjang. Dalam aturan saksi hanya diajukan dua orang, tidak boleh digantikan. Tetapi Bawaslu memperbolehkan kedua tim saksi dari dua paslon untuk berganti jika saksi berhalangan. Akhirnya rapat berlanjut.

"Kami persilakan saja, pergantian saksi tersebut, karena sudah disetujui oleh Badan Pengawas Pemilu. Tetapi, jika saksi dari paslon nomor urut satu juga berhalangan, juga bisa digantikan dengan ‎saksi lainnya." kata Komisioner KPU.

Penulis: Fathurahman
Editor: Edinayanti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved