Breaking News:

Nuansa Imlek Benar-benar Terasa Sejak Berada di Jalan-jalan di Kota Ini

Menjelang perayaan Imlek 2657, klenteng Ta Pe Kong bersiap-siap.

Editor: Ernawati
TRIBUN KALTIM/BUDI SUSILO
Lampion-lampion merah menggelantung di sepanjang Jalan Sudirman, Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Jumat (5/2/2016). Asesoris lampion ini dalam rangka untuk meramaikan perayaan imlek di Tanjung Selor. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, TANJUNG SELOR - Menjelang perayaan Imlek 2657, klenteng Ta Pe Kong bersiap-siap.

Pengurus merapikan klenteng dengan membersihkan dan melengkapi dengan asesoris hiasan, yang bercorak merah cerah.

Saat Tribunkaltim.co bertandang ke klenteng yang beralamat di Jalan Sudirman Tanjung Selor, Kabupaten Bulungan, Provinsi Kalimantan Utara, pada Jumat (5/2/2016), tampilan tampak sudah berbeda.

Di klenteng sudah dipasang lampu-lampu lampion serta beberapa batang pohon bambu yang tampak masih alami.

Tak hanya itu, pantauan Tribun, sepanjang Jalan Sudirman, dipasang hiasan lampu lampion melintang di atas jalan raya.

“Klenteng kami sudah siap dipakai. Malam hari sebelum tahun baru, klenteng siap dijadikan tempat ibadah. Akan ramai dikunjungi,” ungkap pria kelahiran Tanjung Selor ini.

Soal banyaknya asesoris menempel di sekitaran klenteng, karena setiap setahun sekali sudah menjadi tradisi ada pernak-pernik imlek. Hiasan yang terpajang merupakan barang-barang simpanan lama.

“Tahun lalu lampionnya pernah dipakai. Sekarang kami pasang lagi untuk meramaikan imlek tahun ini,” ujarnya.

Dia berharap, perayaan dan keramaian imlek tidak hanya dirasakan oleh masyarakat Tionghoa saja, namun bisa juga dirasakan secara keseluruhan masyarakat yang tinggal di perkotaan Tanjung Selor.

“Sehabis tahun baru, biasanya menjelang Cap Go Meh, kami gelar panggung hiburan yang kami persembahkan buat masyarakat Tanjung Selor,” tutur Satya.

Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved