Breaking News:

Inilah Cover Banjarmasin Post yang Raih Terbaik 'Perak' IPMA

Sejak digelar pada tujuh tahun lalu, Banjarmasin Post Group (BPost, Metro Banjar dan Serambi UmmaH) terus mendulang penghargaan di ajang Indonesia

Banjarmasin Post

BANJARMASINPOST.CO.ID - Sejak digelar pada tujuh tahun lalu, Banjarmasin Post Group (BPost, Metro Banjar dan Serambi UmmaH) terus mendulang penghargaan di ajang Indonesia Print Media Award (IPMA) yang diadakan Serikat Perusahaan Pers (SPS) untuk kategori koran bercover (berwajah depan) terbaik tingkat regional Kalimantan.

Malam ini di Hotel Golden Palace, Mataram, NTB, BPost kembali meraih penghargaan bergengsi tersebut. Koran terbesar dan tersebar di Kalselteng itu meraih medali perak. Penghargaan yang diserahkan Ketua Dewan Pers Bagir Manan itu diterima oleh Redaktur Pelaksana BPost Group, Dwie Sudarlan.

Adapun cover yang meraih penghargaan tersebut adalah edisi 10 Oktober 2015. Pada edisi tersebut BPost menjadikan kasus pembakaran hutan di Sumatera dan Kalimantan sebagai berita utama. Disebutkan pesawat yang membawa rombongan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tidak bisa mendarat di Pekanbaru, Riau karena terhalang kabut asap pekat.

Akhirnya pesawat beralih mendarat di Padang, Sumbar. Adapun foto utama yang mendukung berita adalah karya fotografer Kompas, Roderick Adrian Mozes yang menggambarkan gundulnya hutan di kawasan Trans Kalimantan akibat pembakaran untuk pembukaan lahan.

Selain BPost, media peraih penghargaan regional Kalimantan dari Kalsel adalah Radar Banjarmasin yang meraih perunggu. Sementara emas diraih Tribun Kaltim (group BPost).

Pada ajang hampir seluruh media cetak d Indonesia, yang berasal dari ratusan perusahaan media ambil bagian. Bisa dikatakan, IPMA merupakan penghargaan tertinggi di Indonesia untuk cover media cetak.

Kriteria penilaian pada ajang IPMA meliputi aspek desain grafis (25%), ide/gagasan kreatif (25%), branding (15%), foto jurnarlisme (20%) dan komunikasi massa (15%). Untuk menghindari bias dan konflik kepentingan serta menjaga independensi dan kredibilitas penjurian, panitia tidak melibatkan praktisi media cetak sebagai anggota dewan juri.

Penulis: Dwie Sudarlan
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved