BPost Edisi Cetak
Dasar Edan! Samakin Dirazia, Semakin Rame Lokalisasi di Banua Disinggahi Hidung Belang
Faktanya, beberapa (eks) lokalisasi masih eksis. Bahkan, semakin ramai dikunjungi lelaki hidung belang.
BANJARMASINPOST.CO.ID, BATULICIN - Bisnis esek-esek ‘murah meriah’ di Kalsel tidak pernah mati. Meski ada perangkat hukum termasuk perda yang melarang prostitusi dan lokalisasi di beberapa tempat, namun itu tak berjalan sebagai mestinya.
Faktanya, beberapa (eks) lokalisasi masih eksis. Bahkan, semakin ramai dikunjungi lelaki hidung belang.
Razia yang dilakukan tim gabungan ke eks lokalisasi di Kapis (Tanahbumbu), Pembatuan (Kota Banjarbaru), dan Begau (Kota Banjarmasin), seolah hanya ‘mengistirahatkan’ sementara waktu prostitusi di kawasan-kawasan tersebut.
Kalaupun ada razia, mucikari dan para pekerja seks komersial (PSK) lihay mengantasipasinya. Mereka mengeluarkan jurus ‘kucing-kucingan’.
Tidak heran, saban kali dilakukan razia oleh tim gabungan –Pol PP, Polres dan Kodim setempat– nyaris tak pernah menemukan para penjaja cinta sesaat itu.
“Kami sering sembunyi atau keluar dan rumah dikunci. Kalau razia mereka (tim gabungan) datang pakai lampu mobil patroli, jadi ketahuan, ya kami sembunyi dulu,” ungkap Sumi (bukan nama sebenarnya), mucikari di eks lokalisasi Kapis, Tanahbumbu kepada BPost, belum lama tadi.
Seringnya razia oleh tim gabungan membuat Sumi dan anak buahnya tidak nyaman bekerja. Dia bersama enam anak buahnya berencana pindah dari Kapis.
Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Rabu (10/2/2016) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Baca juga Metro Banjar edisi, Rabu (10/2/2016):

:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/baca-di-bpost-cetak-rabu-1022016_20160210_071002.jpg)