Liga Spanyol

Gawat! Virus Zika Ancam Neymar dan Luis Suarez

Neymar (24) dan Luis Suarez (29) akan tampil membela negara masing-masing dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018

Gawat! Virus Zika Ancam Neymar dan Luis Suarez
banjarmasinpost.co.id/GETTY IMAGES/kompas.com
Neymar (kiri) dan Luis Suarez merayakan gol Barcelona ke gawang Eibar dalam partai La Liga di Camp Nou, 25 Oktober 2015. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BARCELONA - Efek virus Zika yang menjadi perhatian dunia internasional ikut mengancam dua superstar Barcelona, Neymar dan Luis Suarez. Dua anggota trisula maut El Barca bersama Lionel Messi itu bakal mendatangi "markas" epidemi yang terus meluas secara global tersebut.

Neymar (24) dan Luis Suarez (29) akan tampil membela negara masing-masing dalam ajang Kualifikasi Piala Dunia 2018 di Stadion Arena Pernambuco, Recife, Brasil, pada 25 Maret.

Tim tuan rumah yang dipimpin Neymar bakal menjamu Suarez cs di kubu Uruguay. Laga itu menjadi pusat perhatian karena digelar di Recife, salah satu lokasi pusat ledakan penyebaran virus Zika.

Pertandingan tersebut krusial karena mempertemukan tim yang berada berurutan di posisi kedua (Uruguay) dan ketiga (Brasil) pada klasemen Kualifikasi PD 2018 Zona Conmebol.

Partai itu juga penting karena menjadi momen kembalinya Suarez membela Uruguay di level internasional setelah kelar menjalani sanksi.

Eks penyerang Liverpool itu dihukum larangan bermain sembilan laga di timnas akibat gigitannya terhadap bek Italia, Giorgio Chiellini, dalam partai fase grup Piala Dunia 2014.


Luis Suarez (depan) memegangi giginya usai insiden gigitan terhadap Giorgio Chiellini (belakang) dalam duel Italia kontra Uruguay di Piala Dunia 2014 yang digelar di Natal, Brasil, 24 Juli 2014.(MATTHIAS HANGST/GETTY IMAGES)

Virus Zika tersebar melalui gigitan nyamuk. Kota Recife disebut sebagai lokasi populer buat hewan itu berkembang lantaran posisinya sebagai muara sungai-sungai besar di Brasil.

Gejala penyakit yang disebabkan virus ini antara lain panas tinggi, gangguan mata yang akut, serta pegal-pegal pada sendi.

Pada tahap lebih gawat, virus ini semakin berbahaya jika menjangkit wanita hamil karena diduga menyebabkan kelainan otak pada bayi.

Editor: Didik Trio
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved