Jalan di Kota Terendam Air
Duh, Kota Banjarmasin Tak Punya Masterplan Penanganan Drainase
Bukan hanya di kawasan pinggiran, kini genangan kerap terjadi di jalan-jalan protokol seperti A Yani, Lambung Mangkurat hingga Jalan Pangeran Antasari
Penulis: Murhan | Editor: Elpianur Achmad
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Genangan air yang menutup sejumlah ruas jalan di Kota Banjarmasin menjadi pemandangan yang mudah ditemui. Apalagi saat musim hujan seperti sekarang ini. Bahkan kondisi tersebut semakin lama kian parah.
Bukan hanya di kawasan pinggiran, kini genangan kerap terjadi di jalan-jalan protokol seperti A Yani, Lambung Mangkurat hingga Jalan Pangeran Antasari. Keadaan ini diperparah dengan fakta bahwa Pemko Banjarmasin belum punya masterplan untuk penanganannya.
Hal ini diungkapkan Pengamat Tata Kota, Bachtiar Noor. Dia pernah diajak masuk tim untuk pembuatan masterplan drainase dan sungai pada 2014. Namun dengan alasan tak ada anggarannya, pembuatan masterplan itu urung dilakukan hingga sekarang. "Padahal drafnya sudah dibuat oleh peneliti ITS," ujarnya.
Tim dari ITS sendiri sudah meneliti soal sistem drainase kota Banjarmasin. Dan Banjarmasin mesti menggunakan sistem Dam, Pintu Air dan Pompa. Ini meniru sistem di Belanda. Penerapan sistem ini bisa dilakukan sedikit demi sedikit, mulai dari kawasan yang kerap tergenang dulu.
"Misalnya dimulai dari kawasan dekat Unlam dulu, ketika air masuk, dibendung," katanya.

banjarmasinpost.co.id/apunk
Jalan Lambung Mangkurat Banjarmasin terendam setelah dilanda hujan beberapa saat.
Sayangnya, masterplan tak kunjung dibuat. Akhirnya, penanganan drainase di kota seribu sungai hanya tambal sulam.
"Kalau tanpa sistem, nanti keadaannya kian parah," ujarnya.
Seperti saat merancang Siring Tendean bersama Kementerian PU beberapa waktu lalu. Kementerian PU meminta siring lebih tinggi 1,25 meter dari Jalan Pierre Tendean. Rupanya, 25 tahun ke depan, diperkirakan Jalan Pierre Tendean juga akan tergenang hingga 75 sentimeter.(ire)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/jalan-terendam-di-banjarmasin_20160208_153242.jpg)