Warga Madinah Hubungkan Gerhana dengan Meninggalnya Putra Rasulullah

Gerhana matahari yang pernah terjadi di Madinah di masa kehidupan Rasulullah SAW diwarnai dengan duka mendalam bagi masyarakat negeri itu.

Warga Madinah Hubungkan Gerhana dengan Meninggalnya Putra Rasulullah
net
Gerhana Matahari Total 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Gerhana matahari yang pernah terjadi di Madinah di masa kehidupan Rasulullah SAW diwarnai dengan duka mendalam bagi masyarakat negeri itu.

Karena, hari itu putra satu-satunya yang dimiliki Rasulullah SAW meninggal dunia.

Sehingga, pada waktu itu masyarakat Madinah bukan hanya berduka tetapi juga mengkaitkan peristiwa gerhana ini sebagai tanda kedukaan dan kematian.

Namun, menurut Ustadz Tadjudin Noor MA, Rasulullah SAW melarang keras masyarakat Madinah yang mengkaitkan peristiwa gerhana matahari waktu itu dengan hal-hal kematian, kedukaaan atau apapun.

“Waktu itu Rasulullah tegas menyatakan bahwa Tidak ada tanda kematian atau apapun dengan terjadinya gerhana kecuali sebagai tanda kebesaran Allah SWT. Rasulullah justru menyerukan pada terjadi peristiwa alam yang langka itu muslimin selain melaksanakan salat sunah juga memperbanyak doa, zikir, istigfar dan sedekah,” ujar ulama ini ketika menyampaikan kuliah subuh di Masjid Al Jihad Banjarmasin.

Memang, menurut ulama di Banjarmasin, Rasulullah menangis pada hari itu karena putra beliau bernama Ibrahim meninggal dunia.

Ibrahim merupakan satu-satunya anak lelaki yang dimiliki Rasulullah hasil pernikahan Beliau dengan perempuan Mesir bernama Mariatul Kiftiyah.

“Selain memiliki seorang putra, Rasulullah dianugerahi Allah SWT enam putri dari hasil pernikahan beliau dengan Khadijah,” ujar ulama ini.

Walau demikian, menurutnya, Rasulullah menolak keras ketika sebagian masyarakat Madinah kemudian menghubungkan peristiwa gerhana matahari waktu itu sebagai tanda peristiwa duka apalagi kematian.

Penulis: Umi Sriwahyuni
Editor: Ernawati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved