Internal PAN 'Memanas', H Muhidin Diusulkan Jadi Ketua Majelis
Mereka yang bersepakat menghendaki pemilihan calon formatur dilakukan secara terbuka.
Penulis: Rendy Nicko | Editor: Eka Dinayanti
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Hampir seluruh calon formatur Muswil ke-IV DPW PAN Kalsel melakukan kesepakatan.
Kesepakatan itu adalah menolak aturan yang dikeluarkan DPP PAN.
Mereka yang bersepakat menghendaki pemilihan calon formatur dilakukan secara terbuka.
Hal inilah yang membuat internal PAN Kalsel 'memanas'.
Sebab, dari Muswil PAN yang ada di seluruh Indonesia, yang memilih calon formatur adalah DPP PAN.
Dari beberapa nama yang dikirim, DPP akan memilih 4 orang calon formatur dari pendaftar yang ada, plus satu calon pilihan DPP di luar pendaftar.
Ketua Organizing Comitte (OC) Syaifull Adhar menjelaskan, hampir seluruh calon formatur membuat pernyataan sikap.
Pernyataan itu, ujarnya, dilengkapi dengan tanda tangan.
"Kami menghendaki pemilihan secara terbuka, bersaing secara terbuka. Siapa saja yang ingin bersaing silahkan. Kalau pusat (DPP) yang memilih tidak ada pemilihan lagi di sini," katanya, Jumat (11/3/2016).
Menurut Syaiful, saat ini sudah beredar nama calon formatur diluar dari 15 orang yang sudah terdaftar.
Salah satunya adalah Wali Kota Banjarmasin periode 2010-2015 H Muhidin yang tidak mendaftarkan calon formatur namun santer dikabarkan akan masuk dalam kiriman DPP.
"Pernyataan bersama ini meminta Ketua Umum DPP PAN agar memilih H Muhidin yang pernah menjabat Ketua DPW PAN Kalsel periode 2010-2012 untuk ditetapkan sebagai Ketua Majelis Penasehat Partai Wilayah (MPPW) Kalsel," kata Syaiful yang juga calon formatur.