Defisit 400 M Proyek APBD Kalteng 2016 Bakal Ditanggung 'Sohib' ‎

Sehingga sampai Sabtu (26/3/2016) terdata proyek yang terpaksa dibintangi atau dipending mencapai Rp400 miliar.

Defisit 400 M Proyek APBD Kalteng 2016 Bakal Ditanggung 'Sohib'  ‎
banjarmasinpost.co.id/faturahman
Kegiatan saat acara rapat koordinasi pendapatan daerah Provinsi Kalteng anggaran tahun 2016. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PALANGKARAYA - Pengelolaan keuangan di Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah mengalami defisit dalam tahun 2016 ini. Diduga dampak dari penggunaan anggaran untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan serta pelaksanaan Pilgub Kalteng yang lalu yang menghabiskan dana mencapai Rp200 miliar lebih.

Ini berdampak pada banyaknya proyek pembangunan yang telah diprogramkan sebelumnya, banyak yang dibintangi, sehingga sampai Sabtu (26/3/2016) terdata proyek yang terpaksa dibintangi atau dipending mencapai Rp400 miliar.

Pj Gubernur Kalteng, Hadi Prabowo pun mengaku sangat peihatin dengan kondisi keuangan Pemprov Kalteng yang terkesan amburadul tersebut. Ini diungkapkannya saat melakukan pertemuan dengan semua satuan kerja perangkat daerah di Aula Kantor Dispenda belum lama tadi.

Parahnya, pihak-pihak terkait yang selayaknya bertanggungjawab dalam penggunaan anggaran tersebut, ternyata tidak ikut kegiatan rapat koordinasi terkait pendapatan daerah tersebut. Sehingga terlontarlah dari mulut Pj Gubernur, jika dia bisa memecat instansi yang dinilai tak bescus tersebut, pasti akan digantinya.

Pj Gubernur hanya mengkhawatirkan, keadaan defisit anggaran yang terjadi di Pemprov Kalteng tersebut, akan menjadi tumpuan kepada Gubernur Definitif yang baru yang rencanannya akan dilantik akhir bulan ini untuk pasangan H Sugianto Sabran- Habib H Said Ismail ( Sohib) ." Kondisi keuangan ini saya harapkan jangan membebani pemerintahan yang baru." katanya.‎

Kabar santer terdengar, akibat kekurangan dana untuk mensukseskan Pilgub Kalteng tersebut, pemptov Kalteng dalam pembiayaan Pilgub Kalteng yang lalu, sampai meminjam uang bagi hasil dengan kabupaten dan kota dan meminjam dana simpanan di bank daerah setempat.

Soal rpinjam uang untuk Pilgub Kalteng susulan tersebut, sebelumnya juga sempat diungkapkan Sekdaprov Kalteng Siun Jarias, kepada wartawan, dia mengatakan, walau bagaimana pun Pilgub Kalteng harus tetap terlaksana, meskipun dananya mengutang.

Penulis: Fathurahman
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved