Jalan Layang Ambruk, 5 Staf Perusahaan Ditahan Polisi

Kepolisian mengaku harapan untuk menemukan lebih banyak korban selamat yang tertimbun reruntuhan semakin kecil.

Jalan Layang Ambruk, 5 Staf Perusahaan Ditahan Polisi
Bikas Das/AP
Jalan layang yang ambruk di kota Kalkutta, India ini sudah dibangun sejak 2009. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, KALKUTTA - Kepolisian India, Jumat (1/4/2016), menahan lima orang staf perusahaan IVCRL pembangun jalan layang yang ambruk di kota Kalkutta dan menewaskan setidaknya 25 orang.

"Lima orang dari sebuah perusahaan asal Hyderabad ditahan untuk menjalani pemeriksaan," kata wakil komisioner Kepolisian Kalkutta, Akhilesh Chaturvedi.

Sementara itu, seorang perwira polisi yang tak mau disebut namanya mengatakan, kelima orang yang ditahan itu memiliki posisi penting di perusahaan kontraktor itu.

BACA: NEWSVIDEO Flyover Runtuh, Sudah 22 Orang Tewas

Sementara itu, tim pencari dengan menggunakan peralatan khusus telah berhasil mengeluarkan 100 orang dalam kondisi hidup dari timbunan reruntuhan beton dan besi yang jatuh ke jalanan sibuk di kota itu.

Namun, kepolisian mengaku harapan untuk menemukan lebih banyak korban selamat yang tertimbun reruntuhan semakin kecil.

"Operasi penyelamatan tak akan berhenti hingga semua bongkahan beton dan besi sudah dibersihkan," ujar Chaturvedi.

"Hampir 300 orang tim penyelamat termasuk tentara dan personel badan penanggulangan bencana bekerja siang malam untuk membersihkan puing," lanjut dia.

Pembangunan jalan layang sepanjang dua kilometer dimulai pada 2009 dan seharusnya selesai dalam 18 bulan, namun berulang kali tertunda penyelesaiannya.

Seorang perwakilan perusahaan sempat membuat marah keluarga korban ketika menyebut runtuhnya jalan layang itu merupakan "kehendak Tuhan".

Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved