BPost Edisi Cetak

Joroknya Hidup di Lapas Kotabaru, Limbah dari Septictank Dibuang ke Selokan

Limbah Lapas Kotabaru itu langsung dibuang ke saluran drainase hingga mengalir ke saluran selokan umum

Joroknya Hidup di Lapas Kotabaru, Limbah dari Septictank Dibuang ke Selokan
dokumen
Baca BPost edisi, Senin (4/4/2016)

BANJARMASINPOST.CO.ID, KOTABARU - Overkapasitas terus menjadi momok bagi semua Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) di Kalimantan Selatan, termasuk di Lapas Kelas II B Kotabaru. Banyaknya jumlah warga binaan baik yang berstatus tahanan maupun narapidana (napi), salah satu penyebab utama ‘terampasnya’ hak kenyamanan mereka. Belum lagi jumlah petugas sipir yang tidak sebanding membuka celah kaburnya para tahanan.

Tak semata berkaitan sisi manusiawi kehidupan warga binaan yang harus berjejal di dalam tahanan dan keamanan terkait rasio penjaga dan penghuni, persoalan lain yang sudah cukup lama mengintai yaitu pengelolaan sanitasi di lingkungan lapas.

Akibat banyaknya jumlah warga binaan, setiap tiga-empat bulan sekali, pihak lapas harus rutin menguras septictank. Masalahnya kemudian bahwa septictank berisi limbah manusia yang dikuras menggunakan penyedot dari mesin diesel tersebut, tidak dikelola sesuai standar kesehatan. Limbah Lapas Kotabaru itu langsung dibuang ke saluran drainase hingga mengalir ke saluran selokan umum yang berada di pinggir jalan utama H Hasan Basri, tepat di depan lapas tersebut.

“Kemana lagi mengalirnya kalau tidak ke situ (selokan). Karena drainase yang ada dalam lapas koneksinya langsung ke sana,” ucap salah satu sumber di lapas.

Selengkapnya baca Banjarmasin Post edisi cetak Senin (4/4/2016) atau klik http://epaper.banjarmasinpost.co.id

Baca juga Metro Banjar edisi, Senin (4/4/2016):


Penulis: Herliansyah
Editor: Didik Trio
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved