TNI AL Kerahkan Kapal Peneliti ke Sampit, Ada Apa ya?

Komandan KRI Pulau Rempang Mayor Laut (p) Agus sutomo mengatakan di kapal itu diangkut sebanyak 41 personel dan 15 personel diantaranya merupakan 'pen

Tayang:
Penulis: Nia Kurniawan | Editor: Mustain Khaitami
nia kurniawan
KRI Pulau Rempang 729 saat sandar di Pelabuhan Trisakti. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - KRI Pulau Rempang 729 terlihat sandar di Pelabuhan Trisakti. Siang ini sudah akan kembali ke Sampit, Kabupaten Kotawraingin Timur, Kalteng.

Kapal TNI AL ini sebelumnya dari Jakarta dan sandar di Pelabuhan Trisakti untuk bekal ulang, dalam giat Operasi survei pemetaan di perairan Teluk Sampit.

"Inti dengan kedatangan atau ops KRI di wilayah Kalimantan adalah untuk membantu pembangunan daerah. Untuk menunjang Poros Maritim karena Kalimantan mempunyai nilai strategis terhadap pertahanan negara", ucap Komandan Lanal Banjarmasin, Kolonel Laut (P) Haris Bima Bayuseto, S.E M.Si kepada BPost Online, Jumat (8/4/2016).

Komandan KRI Pulau Rempang Mayor Laut (p) Agus sutomo mengatakan di kapal itu diangkut sebanyak 41 personel dan 15 personel diantaranya merupakan 'peneliti' dari TNI AL.

KRI Pulau Rempang dengan nomor lambung 729 (KRI PRN-729) pada awalnya merupakan kapal tipe penyapu ranjau kelas kondor eks Jerman Timur. Nama kapal pada saat diluncurkan pada tanggal 28 Mei 1971 adalah “Grinma-336”.

Setelah dibeli oleh Pemerintah RI dan diadakan renovasi di PT. PAL maka berdasarkan Surat Keputusan Pangab Nomor Skep.217/IV/1993 tanggal 22 April 1993 diresmikan menjadi KRI Pulau Rempang-729 dan selanjutnya dialihbinakan ke Dishidros dan difungsikan sebagai kapal survei terbatas.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved