Restorasi Gambut Jadi Bahasan di Lokakarya Pemprov Kalsel

Persoalan terbesar dari restorasi gambut di Kalsel antara lain menyangkut kebakaran lahan dan alih fungsi.

Penulis: Nurholis Huda | Editor: Mustain Khaitami
banjarmasinpost.co.id/nurkholis huda
Restorasi lahan gambut menjadi pokok utama yang diangkat dalam sebuah lokakarya yang digelar di Aula Abdi Persada, Kantor Pemprov Kalsel, Rabu (13/4/2016). 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Restorasi lahan gambut menjadi pokok utama yang diangkat dalam sebuah lokakarya yang digelar di Aula Abdi Persada, Kantor Pemprov Kalsel, Rabu (13/4/2016).

Lokakarya kali ini menghadirkan beberapa pemateri yang ahli mengetahui soal lahan gambut.

Di antaranya, hadir langsung Kepala Balai Rawa Provinsi Kalimantan Selatan Parlinggoman Simatupangkalit  yang membawakan materi tentang data gambut dan rawa di Kalimantan Selatan dan implementasi untuk pengelolaannya.

Selain itu, turut angkat bicara Ketua Dewan Walhi Kalsel, Kisworo yang mengusung materi pemberdayaan dan hidup bersama gambut dan rawa.

Ada pula Darmayanti Shitie, dari Kajian Hukum Unlam dengan keynote speaker Kepala Badan Restorasi Gambut pusat, Nazir Foea, sedangkan dari Pemprov Kalsel diwakili oleh Sekda Prov Kalsel, HM Arsyadi.

Persoalan terbesar dari restorasi gambut di Kalsel antara lain  menyangkut kebakaran lahan dan alih fungsi.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved