Viva Barito Putera
Pelatih Barito Pertanyakan Pinalti Buat Bhayangkara
Mundari mengatakan, pinalti itu yang membuat anak asuhnya down dalam melanjutkan pertandingan.
Penulis: Rahmadhani | Editor: Mustain Khaitami
BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Soal kekalahan yang diderita Barito Putera, pelatih Mundari Karya mempertanyakan keputusan wasit yang meberikan hadiah penalti buat Bhayangkara Surabaya United dalam laga perdana Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 di Stadion 17 Mei, Sabtu (30/4/2016).
Mundari dalam konfrensi persnya mengatakan, pinalti itu menurutnya tidak perlu.
"Apalagi posisi wasit saat itu cukup jauh. Tapi apapun itu, kita hargai itu sebagai keputusan wasit," ujarnya.
Mundari mengatakan, pinalti itu yang membuat anak asuhnya down dalam melanjutkan pertandingan.
Hal itu ditambah dengan masih minimnya persiapan yang dilakukan skuad Barito Putra menjelang pertandingan perdana ini.
Hasil akhir mengecewakan diperoleh Barito Putera di laga perdana Torabika Soccer Championship (TSC) A 2016 di Stadion 17 Mei, Sabtu (30/4/2016).
Bermain di kandang sendiri, Barito Putera harus menerima kenyataan pahit kalah tipis 1-2 dari tim tamu Bhayangkara Surabaya United.
Ya, hingga peluit akhir ditiup, Barito tak mampu mengejar ketinggalan setelah tertinggal dari Bhayangkara Surabaya United melalui gol yang dicetak Rudi Widodo di menit 80.
Di babak pertama, kedua tim sendiri bermain imbang 1-1. (Rahmadhani)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/banjarmasin/foto/bank/originals/mundari-karya-bersama-kapten-tim-adhitya-harlan_20160430_234254.jpg)