Wah Jadi Lebih Meriah, Penari dari Luar Negeri Ikut Tari Igal Raja

"Tari Igal Raja itu, tari berpasangan yang menceritakan pergaulan kaula muda pada masa kerajaan Kalsel dulu,"

Wah Jadi Lebih Meriah, Penari dari Luar Negeri Ikut Tari Igal Raja
Istimewa
Sella Rahmi dan kawan-kawan yang tampil World Dance Day di Kota Solo. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARMASIN - Jam menunjukkan pukul 24 WIB, Jumat (29/4/2016), tapi ratusan penari dari berbagai daerah di Indonesia maupun luar negeri tak beranjak di acara World Dance Day di Kota Solo.

Apalagi Sella Rahmi Dayanti yang membawakan Tarian Igal Raja, berpasangan dengan seniornya di Sendratasik, Yusuf tambah hangatnya suasana di tengah malam tersebut.

"Soalnya tarian Igal Raja itu endingnya membawai penonton gasan menari bersama, hingga suasana menjadi menghangat," papar Sella yang dihubungi di Solo, Sabtu (30/4/2016).

Ditambahkan mahasiswi Prodi Sendratasik FKIP Universitas Lambung Mangkurat (ULM)) ini, para penonton yang rata-rata penari berasal dari provinsi di Indonesia maupun luar negeri ikut serta naik ke panggung, menari.

"Tari Igal Raja itu, tari berpasangan yang menceritakan pergaulan kaula muda pada masa kerajaan Kalsel dulu," tandas cewek kelahiran Tanah Bumbu, 30 Januari 1996 ini.

Sebelumnya, lanjut Sella, mereka juga membawakan tari Kasuma Ningrum dengan spacenya di teater besar ISI Surakarta Solo.

Di Tari Kusuma Ningrum, selain Sella, ada Septa Dersi, Putri Kurnia, Putri Yunita dan Fakrunisa.

"Tari Kusuma Ningrum merupakan tari klasik garapan baru yang tariannya terinspirasi dari tari khas Kalsel Baksa Kembang. Menceritakan putri-putri Banjar yang sedang merangkai bunga. Kusuma ningrum artinya seharum bunga," paparnya.

Dijelaskan Sella, peserta yang datang bukan hanya dari Indonesia, juga luar negeri seperi Malaysia, Singapore, bule dan Afrika.

Penulis: Syaiful Anwar
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved