Torabika Soccer Championship

Martapura FC Bungkam Persinga Ngawi 2-0

Tim tamu Persinga Ngawi harus bertekuk lutut setelah takluk dua gol tanpa balas pada laga perdana Torabika Soccer Championship B 2016

Penulis: Rahmadhani | Editor: Elpianur Achmad
banjarmasinpost.co.id/aya sugianto
Pemain Martara FC saat berhadapan dengan Persinga Ngawi di Stadion Demang Lehman, Minggu (1/5/2016) 

BANJARMASINPOST.CO.ID, MARTAPURA - Keangkeran kandang Martapura FC, Stadion Demang Lehman Martapura, Kabupaten Banjar, kembali makan korban.

Tim tamu Persinga Ngawi harus bertekuk lutut setelah takluk dua gol tanpa balas pada laga perdana Torabika Soccer Championship B 2016, Minggu (1/5/2016) sore.

Dua gol Martapura FC masing-masing dicetak oleh Aidil Bogel di menit ke 39 babak pertama, sedangkan gol kedua Laskar Sultan Adam dicetak penyerang Syaifullah Nazar lewat titik putih pada menit ke-63.

Hadiah penalti diberikan wasit setelah Aidil Bogel dijatuhkan pemain belakangan Persinga Ngawi di kotak penalti.

Aidil Bogel benar-benar menjadi supersub. Masuk setelah menggantikan Dani Namangge yang mengalam cedera pada menit ke-28.

Sepuluh menit kemudian dia berhasil memecah kebuntuan dengan mencetak gol ke gawang Persinga Ngawi pada menit ke-39 setelah terjadi kemelut di depan gawang. Gol tersebut membawa Martapura FC unggul sementara hingga turun minum.

Pada babak kedua, kedua tim kembali jual beli serangan. Martapura FC yang bermain di kandang lebih banyak menguasai lapangan dan berkali-kali merobek pertahanan Persinga Ngawi, namun berhasil digagalkan penjaga gawang.

Gol tambahan yang ditunggu-tunggu penonton akhirnya tercipta di menit ke-63. Stadion langsung bergemuruh setelah Syaifullah mencetak gol melalui titik putih ke gawang Persinga Ngawi.

Hadiah penalti diberikan wasit setelah Aidil dilanggar oleh bek Persinga Ngawi di dalam kotak 16. Sebelum dijatuhkan, Aidil sempat lolos dari hadangan tiga pemain Persinga Ngawi, sehingga dia harus mendapat tekel keras dari pemain belakang, yang berbuah penalti.

Unggul 2-0 tidak mengurangi tensi permainan anak-anak asuhan Frans Sinatra Huwae. Begitu juga dengan pemain Persinga Ngawi semakin rajin melancarkan serangan agar bisa mengejar ketertinggalan. Beberapa kali terjadi pelanggaran keras.

Hingga menit ke-70 Martapura FC terus menguasi pertandingan dan beberapa kali menciptkan peluang mencetak gol, tetapi berhasil digagalkan penjaga gawang. Keunggulan Martapura FC tetap bertahan hingga peluit panjang berbunyi.

Pelatih Martapura FC Frans Sinatra Huwae mengaku bersyukur bisa mengawali kompetisi dengan kemenangan. "Tapi masih banyak yang harus diperbaiki. Pemain masih grogi sepertinya," kata Frans.

Masih Kosong

Meski bertajuk laga perdana dan bermain di kandang sendiri, antusiasme warga Martapura mendukung tim kesayanganya masih belum maksimal.

Lebih dari separuh kursi Stadion Demang Lehman terlihat masih kosong. Meski demikian, pendukung Laskar Sulthan Adam yang hadir tetap terlihat bersemangat  mendukung tim kesangayangannya.

yel-yel dan hentakan drum tak henti sepanjang pertandingan.

(Rahmadhani)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved