Breaking News:

Ikan Papuyu Hasil Penelitian Perikanan ULM Ukurannya Bisa Mencapai 5 Centimeter

Dengan bibit hasil penelitian Fakultas Perikanan ULM, ukuran ikan papuyu bisa lima sentimeter, dengan rentang waktu yang lebih pendek yakni sembilan

banjarmasinpost.co.id/abdul ghanie
Mahasiswa Fakultas Perikanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarbaru memperlihatkan bibit ikan papuyu unggul hasil penelitian. 

BANJARMASINPOST.CO.ID, BANJARBARU - Keinginan petani ikan di Kalsel yang mengimpikan peningkatan dan pengembangan kualitas ikan papuyu (Betok,Red) segera terwujud .

Ikan papuyu yang biasanya hanya mencapai ukuran maksimal satu hingga tiga sentimeter dalam masa panennya sebelas bulan. Sekarang lewat peluncuran bibit F2 Ikan Papuyu, hasil penelitian Fakultas Perikanan Universitas Lambung Mangkurat (ULM) ukuran ikan papuyu bisa lima sentimeter, dengan rentang waktu yang lebih pendek yakni sembilan bulan.

Peluncuran F2 Ikan Papuyu dilakukan langsung Rektor ULM, Sortarto Hadi di Laboratarium Basah Jurusan Budidaya Perairan Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM. Disaksikan Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani dan beberapa dosen Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM.

Sotarto Hadi mengatakan, pengembangan ikan papuyu ini merupakan bagian visi misi ULM yang berkaitan dengan komoditas unggulan lahan basah terutama perairan rawa.

"Dengan diluncurkan F2 (turunan kedua) Ikan Papuyu yang berkarakter unggul, hasil penelitian ini ke depan tentunya dapat diaplikasi kepada masyarakat, " tuturnya.

Dekan Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM, Pahmi Ansyari, mengatakan, peluncuran F2 Ikan Papuyu merupakan bagian dari sumbangsih Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Wali Kota Banjarbaru, Nadjmi Adhani, sangat mengapresiasi peluncuran F2 Ikan Papuyu ini. Ia juga berusaha membantu pengembangannya misalnya sharing dengan Balai Benih Ikan (BBI) Kota Banjarbaru dan Laboratorium Basah JBP-FPK-ULM.

Kepala Laboratorium Fakultas Perikanan dan Kelautan ULM, Agussyarif Hanafie, mengatakan, sementara ini pihaknya belum bisa memenuhi secara optimal bibit F2 Ikan Papuyu ke masyarakat, karena terbatasnya kapasitas fasilitas kolam.

Menurut dia, selama ini hanya beberapa daerah yang dilayani untuk mendapatkan bibit F2 Ikan Papuyu, yakni Tabalong, Amuntai, Sungai Danau, dan Tanahlaut.

“Di laboratorium, kami juga sedang focus pada penyediaan calon induk F2 Ikan Papuyu berkerja sama dengan balai benih ikan Banjarbaru dan petani ikan," kata. (gha)

Sumber: Metro Banjar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved