75 Pasutri di Panyipatan Kini Punya Akta Nikah

Masing-masing pasutri itu menghadirkan dua orang saksi kepada hakim tunggal dari Pengadilan Agama Pelaihari.

75 Pasutri di Panyipatan Kini Punya Akta Nikah
banjarmasinpost.co.id/ibrahim
Ilustrasi 

BANJARMASINPOST.CO.ID, PELAIHARI -  Ibu Tiara dan suaminya Muhammad Arsyad, merupakan pasangan suami istri (pasutri) yang mengikuti permohonan isbad nikah. Pelaksanaan sidang pernikahan itu di Kantor Kecamatan Panyipatan, Kabupaten Tanahlaut, Kamis (12/5/2016).

Pasutri itu mengaku telah menikah sejak 1971 silam dan sudah mempunyai anak dan cucu. Keduanya mengaku senang dengan adanya pelaksanaan sidang isbat nikah masal.

Informasi dihimpun, 75 pasutri itu mengajukan permohonan sidang isbat nikah. Masing-masing pasutri itu menghadirkan dua orang saksi kepada hakim tunggal dari Pengadilan Agama Pelaihari.

Tujuannya agar mendapatkan surat nikah dari Kementerian Agama Kabupaten Tanahlaut. Itu sekaligus mendapatkan akta kelahiran dan kartu keluarga dari Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Tanahlaut.

Wakil Bupati Tanahlaut Sukamta mengaku senang karena isbat nikah itu terlaksana atas bantuan Australia Indonesia Partnership for Justice (AIPJ).

Menurut Sukamta, isbat nikah itu sangat bermanfaat bagi warganya yang belum memiliki legalitas pernikahan. Sebab, dalam kegiatan itu, otomatis kartu keluarga, akta kelahiran maupun buku nikah akan diterbitkan.

"Dan, keluarga mereka lebih bermartabat baik pada status sosialnya dan dimata hukum. Legalitas itu akan mempermudah pula dalam kepengurusan administrasi untuk segala keperluan kedepannya," ujarnya.

Penulis: Mukhtar Wahid
Editor: Mustain Khaitami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved